Peristiwa Nasional Muktamar 48 Muhammadiyah

Muktamar ke-48 Muhammadiyah, Dibuka Presiden Jokowi, Akan Ditutup Wapres Ma'ruf Amin

Sabtu, 19 November 2022 - 07:26 | 18.27k
Muktamar ke-48 Muhammadiyah, Dibuka Presiden Jokowi, Akan Ditutup Wapres Ma'ruf Amin
Presiden Jokowi saat bersama Wapres Ma'ruf Amin. (FOTO: Antara)
FOKUS

Muktamar 48 Muhammadiyah

TIMESINDONESIA, SOLOMuktamar ke-48 Muhammadiyah Solo hingga kini berjalan lancar. Pembukaannya pun hari ini dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo. Sedangkan untuk penutup besok akan dihadiri oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.

Hari ini Kepala Negara akan membuka Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Stadion Manahan, Jalan Aji Sucipto. Selain Presiden Jokowi, pembukaan juga dihadiri oleh beberapa undangan dan para tokoh dari organisasi yang didirikan oleh Kiai Ahmad Dahlan tersebut.

Sementara itu, Selasa (15/11/2022) lalu, Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir melakukan audiensi ke rumah dinas Wapres Ma'ruf Amin. 

Selain ajang silaturahmi, kunjungan tersebut juga dalam agenda memohon kesediaan Wapres Ma'ruf Amin untuk hadir menutup Muktamar ke-48 Muhammadiyah.

Haedar memastikan Wapres Ma'ruf Amin akan hadir untuk menutup prosesi Muktamar yang akan dilakukan di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta.

“Beliau (Wapres Ma’ruf Amin) mengapresiasi Muhammadiyah karena Muhammadiyah sudah memiliki instrumen dan perlengkapan yang cukup besar untuk memajukan Indonesia dan mencerahkan semesta,” ujarnya.

Sidang Tanwir Hasilkan 39 Nama

Sementara itu, Sidang Tanwir Muktamar ke-48 Muhammadiyah sudah dilangsungkan Jumat (18/11/2022) di Auditorium Muhammad Djazman UMS, Jalan Garuda Mas, Surakarta kemarin.

Hasilnya, Sidang Tanwir telah menetapkan 39 nama Calon Anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah Masa Jabatan 2022—2027. 

Mereka dipilih oleh sebanyak 197 orang yang hadir dari unsur Pimpinan Pusat Muhammadiyah, perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, dan perwakilan organisasi otonom tingkat pusat.

Berikut ke-39 nama di antaranya:

1. Anwar Abbas: 190 Suara
2. Syamsul Anwar: 182 Suara
3. Haedar Nashir: 175 Suara
4. Saad Ibrahim: 170 Suara
5. Abdul Muti: 166 Suara
6. Dadang Kahmad: 165 Suara
7. Hilman Latief: 165 Suara
8. Syafiq A. Mughni: 164 Suara
9. Amirsyah Tambunan: 164 Suara
10. Busyro Muqoddas: 164 Suara
11. Agus Taufirqurrohman: 150 Suara
12. Imam Addaruqutni: 147 Suara
13. Agung Danarto: 147 Suara
14. Marpuji Ali: 142 Suara
15. Muhadjir Effendy: 141 Suara
16. Ari Anshori: 137 Suara
17. Ahmad Dahlan Rais: 134 Suara
18. Sofyan Anif: 130 Suara
19. Muhammad Ziyad: 125 Suara
20. Khoiruddin Bashori: 122 Suara
21. Muhammad Sayuti: 121 Suara
22. Mamun Murod Al Barbasy: 121 Suara
23. Irwan Akib: 120 Suara
24. Mohammad Agus Samsudin: 118 Suara
25. Hajriyanto Y. Thohari: 115 Suara
26. Fathurrahman Kamal: 113 Suara 
27.  Armyn Gultom: 109 Suara
28. Zakiyudin Baidhawy: 107 Suara
29. Agus Sukaca: 106 Suara
30. Hamim Ilyas: 105 Suara
31. Untung Cahyono: 103 Suara
32. M. Rizal Fadilah: 103 Suara
33. Budi Setiawan: 103 Suara
34. Ambo Asse: 100 Suara
35. Bambang Setiaji: 99 Suara
36. Ahmad Khairuddin: 99 Suara
37. Asep Purnama Bahtiar: 99 Suara
38. Syaifullah: 97 Suara
39. Saidul Amin: 91 Suara

Ke 39 nama-nama di atas nantinya akan dibawa ke Muktamar ke-48 Muhammadiyah. Mereka akan dipilih atau dikerucutkan menjadi 13 Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dan 13 orang tersebut nantinya melakukan musyawarah lagi untuk menentukan Ketua Umumnya. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES