Peristiwa Nasional NKRI Lawan Corona

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Selasa, 16 Juni 2020 - 13:45 | 51.83k
Subscribe TIMES TV KLIK
FOKUS

NKRI Lawan Corona

TIMESINDONESIA, MALANGIbu Panglima TNI, Nanny Hadi Tjahjanto, mengirim bantuan masker batik untuk warga Kampung Tangguh di Malang Raya.

Melalui Yayasan Batik Indonesia dan Dharma Pertiwi, bantuan yang disalurkan melalui Posko Malang Bersatu Lawan Corona (MBLC) dibantu oleh relawan mahasiswa Papua yang studi di Malang.

Mahasiswa Papua yang juga menjadi relawan MBLC ini aktif membantu kegiatan sosial kemanusiaan dengan cara terjun langsung ke masyarakat yang membutuhkan.

mblc-b.jpg

Bantuan masker bercorak batik ini bertujuan selain menjaga kesehatan dan keselamatan mahasiswa di tengah pandemi Covid-19, juga sebagai wujud kecintaan terhadap produk warisan Nusantara yakni batik.

Masker batik bantuan dari Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto untuk membantu warga Malang Raya terutama yang menggerakkan Kampung Tangguh.

Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang dan Kampung Tangguh Cempluk Dau Kabupaten Malang mendapatkan sumbangan masker batik. Selain itu beberapa mahasiswa Papua juga mendapatkan bantuan masker batik.

mblc-c.jpg

Perwakilan mahasiswa Papua, Martinus, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang disalurkan. Ia bersama rekan-rekannya akan menggunakan masker batik tersebut sebagai bentuk kecintaan kepada warisan budaya Indonesia.

"Terima kasih bantuannya sangat bermanfaat dan akan kami gunakan saat beraktivitas di luar rumah," ujarnya.

Selain Kampung Tangguh, masker batik dari Ibu Panglima TNI juga disalurkan untuk pedagang di pasar tradisional, jemaat GKIN Narwastu, dan warga lansia. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Malang

TERBARU

KOPI TIMES