Peristiwa Daerah

Bamsoet Minta IKA Jayabaya Peduli Korban Gempa Cianjur

Rabu, 23 November 2022 - 15:26 | 9.50k
Bamsoet Minta IKA Jayabaya Peduli Korban Gempa Cianjur
Ketua MPR Bambang Soesatyo yang juga alumni Universitas Jayabaya dalam sambutannya. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo berharap agar Ikatan Alumni Universitas Jayabaya (IKA Jayabaya) peduli terhadap Korban Gempa Cianjur. Hal tersebut disampaikan Bambang Soesatyo saat menghadiri acara Sosialisasi Empat Pilar, Peluncuran Buku Alumni Universitas Jayabaya dan ID-Card Ikatan Alumni (IKA) Jayabaya di gedung Nusantara IV Komplek MPR/DPR/DPD RI Senayan, Jakarta pada Rabu (23/11/2022). 

"Ada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Cianjur seyogyanya selepas pertemuan ini IKA Jayabaya bergerak untuk melakukan bantuan-bantuan kemanusiaan," ucap Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam acara tersebut. 

Dalam acara yang dihadiri oleh Ketua Umum IKA Jayabaya H. Efri Jhonly serta ratusan anggota IKA Jayabaya, Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan, alumni harus berperan sebagai katalisator yang memberikan dorongan, stimulan, dan motivasi dalam membentuk hubungan emosional yang kuat dan mendalam, baik dengan almamater maupun dengan masyarakat. 

MPR-Bambang-Soesatyo-b.jpgBamsoet bersama jajaran IKA Jayabaya. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

"Di sisi lain, alumni juga menjadi cerminan citra kampus, dan oleh karenanya, setiap alumni memiliki tanggung jawab moral untuk bersama-sama menjaga nama baik almamater di mata masyarakat," kata Bambang Soesatyo.

Bambang Soesatyo menegaskan alumni juga dapat menjalankan peran sebagai kontributor, yang memiliki daya untuk menopang, menyokong, dan mengabdikan diri pada kepentingan alamamater dan masyarakat.

"Dalam konteks ini, alumni dapat menjadi 'kepanjangan tangan' almamater untuk membangun dan memperluas jaringan kampus, serta membantu implementasi program-program kampus, khususnya yang dapat memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat luas," tutur pria yang akrab disapa Bamsoet. 

Menurut Bamsoet, alumni memiliki peran penting sebagai sumber referensi dan inspirasi, baik bagi komunitas akademis, khususnya pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, maupun bagi sesama alumni, khususnya dalam membangun jaringan.

"Di samping itu, pada banyak kesempatan, forum informasi dunia kerja dan usaha (job fair) yang diselenggarakan oleh ikatan alumni, juga berperan banyak dalam membantu penyerapan angkatan kerja," ujar Bamsoet. 

Bamsoet menjelaskan, alumni adalah cadangan sumberdaya potensial yang dapat diberdayakan oleh almamater, mengingat alumni tidak hanya memahami seluk beluk almamater dengan baik, melainkan juga memiliki kedekatan emosional dan ikatan kebatinan yang kuat dengan almamater.

Dalam kesempatan tersebut, Bamsoet juga menyampaikan pesan pembangunan sumber daya manusia (SDM) adalah kunci untuk mewujudkan kemajuan bangsa. Dalam konsepsi ini, investasi pada upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi teramat penting.

MPR-Bambang-Soesatyo-c.jpg

"Pembangunan nasional tidak boleh semata-mata hanya dimaknai, dan di-representasikan, oleh maraknya bangunan infrastruktur fisik saja, tetapi juga harus bertumpu pada pembangunan manusia sebagai subyek dan sekaligus obyek pembangunan.

Salah satu tolok ukur pembangunan sumber daya manusia dapat kita rujuk pada indeks pembangunan manusia (IPM) yang menggambarkan tingkat harapan hidup, pendidikan, dan standar hidup masyarakat," tutur Bamsoet. 

Bamsoet bersyukur IPM Indonesia cenderung selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun meskipun peningkatannya kecil. 

"Sebagai gambaran, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, IPM Indonesia tahun 2022 mencapai 72,91 poin, atau meningkat sekitar 0,86 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 72,29 poin," tandas Ketua MPR Bambang Soesatyo. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES