Peristiwa Daerah

Kebakaran Melahap Rumah di Majalengka, Satu Orang Meninggal Dunia

Selasa, 27 September 2022 - 13:28 | 74.11k
Kebakaran Melahap Rumah di Majalengka, Satu Orang Meninggal Dunia
Kondisi rumah yang terbakar di Kabupaten Majalengka. (FOTO: Satpol PP dan Damkar Majalengka for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Insiden kebakaran rumah tinggal terjadi di kawasan Blok Tayuga RT 002/RW 002, Desa Sumberjaya Kidul, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Satu orang warga dikabarkan tewas dalam insiden tersebut. 

Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi melalui Kapolsek Sumberjaya, AKP Endoy Sahru mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut pada Selasa (27/9/2022) sekira pukul 06.00 WIB. 

"Satu orang meninggal dunia, bernama Santono, laki-laki berusia 62 tahun. Iya (tinggal) bersama Kokom 40 tahun (Kakak dan Adik atau satu keluarga)," ungkap AKP Endoy Sahru melalui Humas Polres Majalengka kepada TIMES Indonesia.

Kapolsek menjelaskan, penghuni rumah tewas karena tidak bisa menyelamatkan diri. Korban memiliki riwayat sakit, sehingga kemungkinan mempersulit dirinya untuk menyelamatkan diri. 

"Sebelum terjadinya kebakaran, kondisi korban memang sedang sakit. Korban mempunyai riwayat penyakit stroke, sehingga sulit untuk melarikan diri pada saat terjadi kebakaran," ujarnya. 

Kebakaran-rumah-2.jpgJenazah korban kebakaran dievakuasi oleh petugas dan warga. (FOTO: Humas Polres Majalengka for TIMES Indonesia)

Sementara kronologi kebakaran tersebut, menurut dia, bermula sekira pukul 05.30 WIB, pemilik rumah bernama Kokom meninggalkan rumahnya yang saat itu didalam rumah itu ada korban.

"Saat pemilik rumah melaksanakan kegiatan rutinitas berjualan makanan keliling kampung. Tiba tiba tetangga rumah korban melihat ada kepulan asap dari atas rumah tersebut. Setelah dicek oleh sejumlah warga lainnya diketahui api sudah membesar di dalam rumah tersebut," ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Dan Pemadam Kebakaran (Kasatpol PP dan Damkar) Kabupaten Majalengka Rachmat Kartono mengungkapkan, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB.

Api padam setelah satu unit mobil damkar diterjunkan bersama warga dan TNI Polri berjibaku menjinakan sijago merah tersebut.

"Jenazah baru bisa dievakuasi oleh personel Polsek Sumberjaya, tim Inafis Polres Majalengka dan tim Nakes Kecamatan sumberjaya serta dibantu warga setelah api benar-benar padam," imbuhnya.

Rachmat Kartono menambahkan, masih belum diketahui penyebab kebakaran yang merenggut nyawa tersebut. Pihak kepolisian dikabarkan masih melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkapnya. 

"Penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui, masih dalam penyelidikan Polsek Sumberjaya, namun dugaan sementara kebakaran tersebut akibat korsleting listrik. Penyebab peristiwa itu rumah berikut isinya hangus terbakar dan mengalami kerugian sekitar Rp 200 jutaan," jelasnya.

Damkar Majalengka Beri Tips Pencegahan dan Penanganan Kebakaran

Sejak beberapa hari terakhir Kabupaten Majalengka sering terjadi musibah kebakaran yang terjadi pada permukiman rumah warga. Menyikapi hal tersebut, Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Majalengka Rachmat Kartono memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat.

"Bahaya kebakaran selalu mengancam kita kapan saja dan di mana saja. Oleh sebab itu perlu peningkatan kewaspadaan dini terhadap bahaya kebakaran tersebut," ujar Rachmat Kartono.

Ada beberapa opsi atau pilihan yang paling tepat untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran tersebut.

Di antaranya, waspadai penyebab kebakaran terutama dalam penggunakan peralatan sehari-hari di rumah seperti Listrik, kompor gas/minyak, lilin/pelita, puntung rokok dan obat nyamuk bakar.

Kemudian, lanjutnya, sesegera mungkin hubungi hotline Damkar Kabupaten Majalengka atau datang langsung maupun melaporkan ke pihak pemerintah desa/kecamatan di wilayahnya masing - masing. Demi meminimalisir kerugian materi harta benda maupun korban jiwa.

"Kepada masyarakat Kabupaten Majalengka khususnya sebelum datang petugas damkar diharapkan saat api masih kecil lakukan upaya pemadaman api dengan menggunakan benda-benda disekitar kita, seperti karung goni atau kain/handuk yang dibasahi, pasir/tanah dan Alat Pemadam Api Portable (APAP)," jelasnya.

"Saya berharap dengan imbauan ini, dapat mengurangi resiko terjadinya kebakaran di wilayah tempat tinggal kita. Semoga ke depannya tidak ada lagi masyarakat Majalengka yang terkena musibah kebakaran, seperti yang sudah terjadi sebelum-sebelumnya," imbuhnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

KOPI TIMES