Peristiwa Daerah

Hoaks! Informasi Bantuan pada Pekerja Migran Mengatasnamakan Akun Medsos BP2MI

Senin, 15 Agustus 2022 - 21:43 | 52.01k
Hoaks! Informasi Bantuan pada Pekerja Migran Mengatasnamakan Akun Medsos BP2MI
Screenshoot postingan hoaks facebook BP2MI. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Sebuah postingan di platform media sosial mencatut nama Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) beredar di Facebook. Akun bernama @Pihak BP2MI itu menyebarkan informasi bohong yang meresahkan.

Dalam postingan yang diunggah pada tanggal 2 Agustus tersebut, membagikan informasi tentang bantuan senilai ratusan juta kepada pekerja migran Indonesia (PMI). Akun itu juga mentautkan sebuah grup whatsapp.

"Assalamualaikum, kami dari kantor BP2MI menyalurkan dana bantuan kepada TKI/TKW yang bekerja di luar negeri. Bagi yang menerima bantuan tersebut diwajibkan menghubungi kami secepatnya supaya segera kami proseskan. Bantuan dari Kantor BP2MI resmi mengeluarkan dana sebesar Rp. 150 JT dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia kebijakan ini dibuat agar (PMI) menghindari pinjaman yang merugikan terhadap rentenir yang biasanya menetapkan bunga tinggi dan merugikan.

Untuk info penerimaan dan bantuan segera melaporkan identitas lengkap penerima dana bantuan. Terimakasih," isi tulisan caption dalam postingan tersebut.

Kepala Kantor BP2MI Banyuwangi, Muhammad Iqbal saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa informasi tersebut adalah hoaks alias bohong.

"Informasi tersebut dipastikan hoax atau bohong. BP2MI tidak ada program seperti itu apalagi nilainya sampai ratusan juta, itu berlebihan," kata Iqbal.

Sebelumnya, pihaknya telah mendapat informasi tersebut dari persatuan pekerja migran. Mereka menanyakan kebenaran informasi tersebut.

Kepada TIMES Indonesia, Iqbal menyebut akun penyebar kabar hoaks tersebut adalah akun abal-abal dan bukan akun resmi BP2MI. 

"Disinyalir pemilik akun itu, pasti ingin mencoba memanfaatkan kelengahan PMI untuk meraup keuntungan pribadi. Hasil tinjauan kami, itu akun baru, dia gak ngehack akun resmi. Tetapi tampaknya itu sudah menjaring banyak orang," ujarnya.

Imbas dari beredanya kabar itu, Iqbal mengaku jika saat ini banyak PMI yang menghubungi BP2MI. Banyak dari mereka yang mempercayai isu hoaks tersebut. 

"Benar, sudah ada beberapa orang yang menghubungi kami. Namun kami langsung melakukan tindakan, dengan meluruskan informasi tersebut. Kami memberikan informasi yang benar lewat jejaring kami, termasuk kami juga sudah memberitahukan informasi ini ke BP2MI pusat," ungkapnya.

Selanjutnya, mengantasipasi hal serupa terjadi kembali, pihaknya mengimbau kepada setiap PMI lebih berhati-hati dalam mencerna informasi. Kabar mengenai BP2MI khususnya yang berkaitan dengan hukum akan diumumkan secara resmi melalui laman www.bp2mi.go.id.

"Jika temui kabar atau informasi dari media sosial fecebook dan lain sebagainya, kami sangat menghimbau agar diabaikan. Tidak hanya kabar bantuan atau pinjaman saja. tetapi mengenai penempatan para calon PMI juga. Jadi kami harap berhati-hati," tutup Muhammad Iqbal, Kepala Kantor BP2MI Banyuwangi. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES