Pemerintahan

Bantuan Sosial PKH Inklusif Pemkab Gresik Mulai Disalurkan

Rabu, 09 November 2022 - 20:29 | 13.88k
Bantuan Sosial PKH Inklusif Pemkab Gresik Mulai Disalurkan
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat meninjau warga mendapatkan bantuan PKH Inklusif (Foto: Bagian Prokopim Pemkab Gresik for TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, GRESIK – Bantuan sosial PKH Inklusif mulai disalurkan kepada ribuan warga. Program ini merupakan program Pemkab Gresik mengatasi tingginya angka pengangguran.

PKH Inklusif ini merupakan program orisinil yang merupakan penerapan program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik yakni Gresik Seger (Sejahtera, Bahagia, Berdikari).

Program ini ditargetkan menyisir kelompok masyarakat rentan yakni lansia dan difabel yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namun belum menerima bantuan apapun.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bantuan PKH Inklusif ini diberikan dalam bentuk uang tunai senilai 2 juta rupiah yang penyalurannya dibagi 4 kali dalam satu tahun. 

Program PKH Inklusif merupakan program yang murni berasal dari temuan dan keresahan di masyarakat. Bupati Yani bercerita, suatu waktu dirinya bersama wabup turun di lapangan dan bertemu dengan maayarakat.

"Suatu waktu saya bersama Bu Wabup bertemu dengan warga. Disana saya mendapati fakta di lapangan bahwa ada masyarakat penyandang disabilitas yang tidak tersentuh bantuan apapun dari sejak lahir hingga berusia 25 tahun," kenangnya usai Kick Off PKH Inklusif di Desa Sembung Wringinanom, Rabu (9/10/2022).

Bupati-Fandi-a.jpgPenyaluran program PKH Inklusif (Foto: Bagian Prokopim Pemkab Gresik for TIMES Indonesia).

Dari temuan tersebut, bupati yang akrab disapa Gus Yani ini bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah (Bu Min) berkomitmen untuk mencari jalan keluar atas masalah tersebut. Komitmen inilah yang kemudian menjelma menjadi Nawa Karsa dengan PKH Inklusif sebagai bentuk nyata jawaban permasalahan tersebut.

Gus Yani juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, utamanya DPRD Gresik yang sudah memberikan dukungan agar program ini bisa berjalan. 

Namun, sebagai suatu program baru, Gus Yani menyadari perlunya dukungan dari berbagai pihak agar program PKH Inklusif berjalan seperti yang di cita-citakan.

Program ini, kata dia memang masih baru, pasti akan ada kekurangan. Oleh karenanya dia memohon kepada seluruh pihak untuk aktif berkoordinasi dengan Dinas Sosial jika ada masyarakat yang membutuhkan tetapi belum masuk dalam PKH Inklusif.

"Kita niatkan agar program ini tidak hanya sekedar diacara seremonial, namun bisa terus berjalan berkesinambungan," ujar Gus Yani.

Diapresiasi Kemensos RI

Dihadapan Staf Ahli Kementerian Sosial RI Asep Sasa Purnama yang hadir mewakili Menteri Sosial, Gus Yani menaruh harapan agar program PKH Inklusif ini bisa diadopsi menjadi program nasional.

Gayung pun bersambut, Staf Ahli Kemensos Asep Purnama dalam keterangannya mengakui bahwa program PKH Inklusif merupakan suatu terobosan kreasi dan inovasi yang luar biasa.

"Ini merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam menangani masalah sosial di masyarakat. Mudah-mudahan program dari Kabupaten Gresik ini bisa menular dan menginspirasi kota atau kabupaten lain," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Ummi Khoiroh mengatakan, untuk mengatasi permasalahan yang akan muncul dalam pelaksanaan PKH Inklusif Dinas Sosial meyediakan quick respons.

"Tim ini akan menerima laporan dari masyarakat manakala ada masyarakat yang layak mendapat bansos PKH Inklusif tetapi datanya belum masuk. Dari laporan masyarakat tersebut, kemudian akan dilakukan assesment oleh tingkat desa untuk selanjutkan diusulkan masuk dalam data penerima PKH Inklusif," terang Ummi.

Dalam tahun 2022 ini, jumlah masyarakat yang akan menerima PKH Inklusif Pemkab Gresik sebanyak 2.450 penerima, dengan rincian 500 kelompok disabilitas dan 1.950 kelompok lansia. Total anggarannya sendiri sudah disediakan sebesar 4,9 miliar. (*)

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

KOPI TIMES