Olahraga Piala Dunia 2022

Luca Modric Ingin Kroasia Lupakan Sukses 1998 dan Fokus Menghadapi Maroko

Rabu, 23 November 2022 - 11:41 | 9.13k
Luca Modric Ingin Kroasia Lupakan Sukses 1998 dan Fokus Menghadapi Maroko
Gelandang Luca Modric akan memimpin Kroasia melewati laga perdana melawan Maroko di grup F Piala Dunia 2022. (foto: FIFA)
FOKUS

Piala Dunia 2022

TIMESINDONESIA, JAKARTAKroasia menjadi tim yang diunggulkan saat bertemu Maroko di laga pembuka Grup F Piala Dunia 2022 Qatar, Rabu (23/11/2022) sore nanti pukul 17.00 WIB.

Kroasia difavoritkan memenangi laga Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadion Al Bayt ini berdasarkan sejumlah faktor. Seperti memenangkan lima pertandingan terakhirnya dan sekali kalah dalam 16 bulan terakhir dan memiliki peringkat dunia lebih baik dari lawannya.

Kroasi juga memenangkan grup kualifikasi dengan hanya kebobolan empat gol dan menelan satu kekalahan yang terjadi dalam pertandingan pertamanya melawa Slovenia pada Maret 2021.

Selain itu, Kroasia yang dipimpin gelandang super Luca Modric berperingkat 12 dalam daftar peringkat FIFA, sedangkan Singa Atlas berperingkat 22. Empat tahun lalu, Kroasia juga berhasil melaju ke final Piala Dunia Rusia, meski akhirnya kalah 2-4 dari Prancis.

Meski demikian, Luca Modric meminta seluruh pemain Kroasia melupakan hasil empat tahun silam dan fokus ke laga pembuka melawan Maroko yang krusial.

Timnas-Maroko.jpgTimnas Maroko diperkuat pemain yang bermain di liga-liga Eropa, siap memberikan kejutan kepada Kroasia. (Foto: AP Photo/Themba Hadebe)

"Apa pun yang kami lalui selama Piala Dunia 2018 adalah pengalaman yang tidak terlupakan, tetapi kami harus mengesampingkannya dan fokus pada apa yang ada di depan kami," kata Luka Modric yang kini sudah berusia 37 tahun.

"Banyak pemain dari yang tampil di Rusia tidak ada di sini. Kami memiliki pemain baru, darah segar dan energi baru," lanjut Modric yang dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 1998.

Di Piala Dunia 2022, pelatih Zlatko Dalic memasukkan beberapa pemain veteran Piala Dunia Rusia untuk mendampingi para pemain muda.  Sebut saja Nicola Vlasic (26 tahun), gelandang Torino yang akan berduet dengan Marcelo Brozovic gelandang berusia 30 tahun yang merumput di Liga Inggris bersama Chelsea.

Hal yang sama disampaikan striker Andrej Kramaric. Pemain berusia 31 tahun ini menilai Maroko bisa membuat kejutan besar jika mereka tidak bermain dengan disiplin. Apalagi negara dari Afrika Utara ini dipenuhi pemain yang bermain di liga-liga di Eropa,

Inspirasi dari Arab Saudi

Di kubu Maroko, Walid Regragui yang menjadi pelatih baru mereka yang menggantikan Vahid Halilhodzic yang dipecat menjelang Piala Dunia Qatar akibat berseteru dengan sejumlah pemain, siap membuat kejutan seperti Arab Saudi yang menumbangkan Argentina 2-1 yang menginspirasi dunia Arab dan kekuatan sepak bola lainnya di luar kekuatan tradisional Eropa dan Amerika Selatan.

“Kami anak-anak muda penuh ambisi yang ingin membuat hal-hal besar secara bersama dan mempersembahkan yang terbaik kepada negara kami,” kata salah satu andalan Maroko, Achraf Hakimi.

Maroko diperkuat oleh legiun Eropa yang di dalamnya terdapat penjaga gawang Yassine Bounou dan Hakim Ziyech yang baru-baru ini kembali masuk skuad Maroko setelah menyatakan gantung sepatu awal tahun ini.

Mereka juga diperkuat Abderrazak Hamdallah yang menjadi salah satu striker favorit pendukung Maroko yang kembali masuk skuad setelah absen sejak 2019. 

Prakiran pemain Kroasia:

Kroasia (4-3-3): Dominik Livakovic; Josip Stanisic, Dejan Lovren, Josko Gvardiol, Borna Barisic; Luka Modric, Marcelo Brozovic, Mateo Kovacic; Nicola Vlasic, Bruno Petkovic, Ivan Perisic

Prakiraan pemain Maroko: 
Maroko (4-3-3): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Romain Saiss, Nayef Aguerd, Noussair Mazraoui; Azzedine Ounahi, Sofyan Amrabat, Selim Amallah; Hakim Ziyech, Youssef En-Nesyri, Boufa. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

KOPI TIMES