Kuliner

Nasi Kebuli Palestine, Cita Rasa Timur Tengah di Kota Bandung

Jumat, 14 Oktober 2022 - 02:16 | 53.81k
Nasi Kebuli Palestine, Cita Rasa Timur Tengah di Kota Bandung
Produk nasi kebuli Palestine Muhammad Jolani. (FOTO: Djarot/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Kalau Anda sedang berada di Bandung dan ingin mencicipi makanan khas Timur Tengah, coba deh merapat ke outlet nasi kebuli Palestine. Lokasi outlet nasi Kebuli Palestine ini berada di area foodcourt sekitar Kompleks Margahayu Raya, Jl Soekarno Hatta, Bandung.

Pemilik nasi Kebuli Palestine, Muhammad Jolani ingin membagikan gaya hidup sehat kepada konsumennya.

“Beli nasi kebuli ini tidak hanya kenyang tapi juga sehat. Nasi Kebuli Palestine ini cocok untuk orang-orang yang nge-gym, karena mereka itu kan enggak sembarang makan,” ujarnya.

Produsen-nasi-kebuli-Palestine.jpgProdusen nasi kebuli Palestine (FOTO: Dokumen pribadi)

Oh ya, di outlet nasi Kebuli Palestine ini, Anda akan disajikan menu nasi kebuli disertai daging ayam ukuran besar. Dipadukan dengan sambal khas Indonesia yang pedas, perpaduan ini semakin menambah cita rasa dan menggugah selera untuk segera menyantap hidangan tersebut.

Jolani mengaku hobi memasak dan sang istri membantu memilihkan bumbu-bumbu yang dijadikan bahan olahan masakan di nasi kebuli Palestine. Dengan mengoptimalkan hobi memasaknya, disertai insting bisnis yang baik, ia bisa memasarkan nasi kebuli ini dengan mempertahankan kualitasnya.

Jolani memang berniat untuk menghadirkan nasi kebuli  asli Palestine dengan bahan dan cita rasa yang disukai masyarakat Indonesia. Dari eksperimen tersebut, produk nasi kebulinya ternyata mendapat animo yang baik dari masyarakat. 

Nasi-kebuli-Palestine.jpgNasi kebuli Palestine. (FOTO: Djarot/TIMES Indonesia)

Jolani sangat bersungguh-sungguh dalam menjaga kualitas produknya. Beras kategori premium ia beli khusus untuk bahan nasi kebuli. Selain itu, bumbu yang terjaga kualitasnya, serta ayam potong yang besar dan dibumbui dalam waktu semalam.

“Jadi supaya bumbunya meresap, ini menjadi ciri khas sehingga enak ayamnya. Daging ayamnya pun sehat karena diolah dengan sistem panggang,” jelasnya.

Yang membuat pelanggan berulang kali memesan, salah satunya karena rasa nasi kebuli Palestine tak berubah. Cita rasanya enak, rempah yang terasa, sambal yang pedas dan nasi yang gurih tetap terjaga.

“Hingga, ketika membuka Kebuli Palestine pun saya percaya diri bahwa rasa masakan ini akan menjadi buah bibir para pembeli,” tuturnya.

Bagi yang menginginkan pembelian secara online, bila area pengiriman masih sekitar wilayah Bandung dan sekitarnya, masih bisa dipenuhi. Akan tetapi, bila jarak lokasinya terlalu jauh, dikhawatirkan akan berpengaruh pada kebuli Palestine menjadi berkurang cita rasanya.

Karena itu, sang pemilik restoran, akan mempertimbangkan pemesanan bila lokasi pemesan terlalu jauh, demi menjaga kualitas rasa nasi kebuli Palestine.

Adapun order dari pelanggan setiap bulan biasanya mencapai 300 pesanan. Setiap hari, selalu ada pemesanan nasi kebuli Palestine melalui media sosial Instagram.

Untuk penjualan secara online, ia memasarkannya lewat marketplace yang sudah dikenal masyarakat dan juga via instagram. Dengan berbekal ketekunan, order harian yang semula minim, semakin bertambah meningkat.

Orderan bahkan banyak yang datang dari Jakarta, Cirebon, Tegal, dan lain-lain. “Tetapi tidak saya penuhi karena takut rasa produk saya berubah dan produk saya belum berbentuk frozen Jadinya, order saya tolak dulu,” ujar owner Kebuli Palestine ini.

“Dari awal saya ingin produk saya, rasanya sama terus, tidak berubah. Jika yang order jauh lokasinya, khawatir, rasa berubah,”ulas Jolani. 

Tahun ini, Jolani berharap bisa mewujudkan keinginannya untuk membuat jejaring atau berbagai cabang di Bandung.

“Tidak berharap terlalu banyak cabang tapi malah kualitas produk rusak, saya hanya ingin rasa tetap terjaga dan banyak tempat penjualan,”ujarnya kepada TIMES Indonesia. 

Ia mengatakan, jika pebisnis kuliner bisa menjaga kualitas makanannya, konsumen biasanya akan kembali memesan lagi. Prinsipnya sederhana saja bagi Jolani, jaga kualitas produk, konsisten dan terus berupaya dengan maksimal, seperti yang ia upayakan pada bisnis nasi kebuli Palestine ini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

KOPI TIMES