Kuliner

6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung

Kamis, 29 September 2022 - 02:21 | 55.30k
6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
Cilok, kuliner berbahan dasar aci. (Foto: Instagram/@cirengsaljubandung)

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Selain terkenal dengan tempat wisatanya, Kota Bandung juga banyak menawarkan menu makanan yang enak dengan harga terjangkau. Salah satu yang terkenal di Kota Bandung yakni jajanan berbahan aci atau tepung tapioka.

Apa saja jajanan berbahan aci yang hits di Bandung?

1. Cireng

Cireng.jpgCireng (FOTO: Instagram/@cireng_sseuhah

Olahan aci pertama ini ada yang namanya cireng. Cireng sangat populer di berbagai kalangan. Selain rasanya yang khas, cireng juga memiliki isian yang bervariasi. Mulai dari ayam, bakso, sosis, kornet, keju, oncom, jando, ataupun bumbu kacang. 

Tak hanya isian saja yang bervariasi, bentuknya pun sama. Hal itu dilakukan penjual untuk membedakan isian yang ada di dalam cireng tersebut. 

Harga cireng di Kota Bandung mulai antara Rp1000-Rp2500 per satuannya. 

Di Kota Bandung, penjual cireng sudah ada di mana-mana. Mulai dari menggerai toko, berjualan di gerobak, hingga ada juga cireng kemasan yang sering dijual di dalam pasar. 

Jadi, Anda tak perlu ketakutan dan kebingungan harus mencarinya. Tak lupa, nikmati cireng selagi hangat untuk dapat rasakan sensasi kelezatannya.

2. Cimol

Olahan selanjutnya yaitu cimol. Awalnya cimol itu identik dengan bumbu asin dan pedas yang bubuk. 

Namun seiring waktu berjalan, banyak sekali perasa lainnya yang hadir untuk melengkapi bumbu dari cimol ini. Baik rasa keju, barbaque, sapi panggang, jagung bakar, rumput laut, hingga rasa rendang.

Tak hanya itu, sekarang juga ada yang namanya cimol bojot. Sebenarnya sama saja, hanya perbedaannya nampak dibumbunya. Cimol bojot ini kayak akan rempah, menggunakan bawang dan juga bumbu rahasia lainnya.

Di sekolahan, biasanya penjual cimol ini tidak menarifkan harga. Alhasil, jika kamu hanya memiliki uang Rp2.000 pun kamu bisa menikmati cimol ini. 

Tetapi untuk cimol bojot biasanya dibandrol dengan harga mulai dari Rp5.000 saja.

3. Cilok

Cilok identik dengan bumbu kacangnya yang lekoh. Tetapi, di beberapa pedagang ada juga yang menyajikannya dengan kuah dan juga tetelan. 

Biasanya, isian dari cilok itu ada jando, tetapi kini ada pula yang menggunakan mozarella. Duh, kebayangkan kan rasanya enak?

Harga dari cilok sangat bervariasi tergantung di mana kamu membelinya. Cilok juga ini sudah banyak yang jual secara ‘frozen food’.

Kalau kamu berkunjung ke Alun-alun Bandung, suka ada pedagang asongan yang menawarkan cilok rosalinda tersebut. Selain harganya yang murah, rasanya pun patut diacungi jempol.

4. Cilung

Selanjutnya ada cilung alias aci digulung. Biasanya harga cilung ini dibandrol Rp1000 per tusuknya. 

Sangat murah bukan? Tapi tenang saja, meskipun murah tapi rasanya tak murahan kok.

Nah, pedagang cilung ini biasanya menyajikan tepung bawang dengan dua rasa, ada yang original dan juga yang pedas. Dijamin deh mampu menggoyangkan lidah Anda di setiap gigitannya!

5. Cibay

Cibay.jpgCibay (Foto: Instagram/@cibay_bunda)

Cibay atau aci ngambay, sesuai namanya tekstur dari makanan ini sangat kenyal. Dipadukan dengan kulit lumpiah dan komposisi aci serta ‘topping’ yang ada di dalamnya membuat makanan tersebut terasa spesial. 

Bagaimana tidak? Luarnya krispi dalamnya masih lembut dan kenyal. 

Untuk harganya pun terjangkau, masih ada kok yang menjual cibay dengan harga Rp1000 saja. Jangan lupa untuk menyantapnya selagi hangat ya! 

6. Cimin

Aci mini atau cimin ini memang selalu jadi buruan yang enggak pernah ada hentinya. Dimasak dengan paduan telor membuat rasa cari cimin menjadi spesial. 

Apalagi ditambah dengan balutan bumbu yang lekoh. Santapan pertama saja bisa bikin kamu jatuh cinta dengan kenikmatan rasa dari cimin ini.

Tak percaya? Cobain deh. Tapi jangan heran jika pembelinya selalu membludak ya!

Tergiur mau mencoba aneka jajanan berbahan aci yang enak itu? Yuk, datang ke Kota Bandung!  (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

KOPI TIMES