Kesehatan

Merebak Kasus Ginjal Akut, Ini 8 Sayuran yang Menyehatkan Ginjal 

Rabu, 26 Oktober 2022 - 05:20 | 60.16k
Merebak Kasus Ginjal Akut, Ini 8 Sayuran yang Menyehatkan Ginjal 
Bayam merah merupakan bayam organik, yang mampu menyehatkan ginjal manusia di tengah ancaman penyakit ginjal akut. (Dok TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Masyarakat saat ini dibikin ketar-ketir dengan masifnya kabar penyakit ginjal akut. Banyak ditemukan kasus ginjal akut, terutama pada pasien anak Tapi tenang saja. Ada 8 sayuran menyehatkan ginjal kita.

Berdasarkan data Halodoc.com, ada 8 sayuran yang bisa menyehatkan ginjal manusia untuk mencegah penyakit ginjal akut. Apa saja kedelapan sayuran tersebut?

1. Paprika Merah

Paprika merah merupakan sayuran ramah ginjal dengan kandungan kalium rendah, yang mampu menjaga kesehatan organ ginjal, sekaligus aman dikonsumsi pengidap sakit ginjal akut. Bukan itu saja, sayuran ini juga mengandung vitamin C, A dan B6, serta nutrisi lain, seperti asam folat dan serat.

2. Kubis

Kubis merupakan sayuran bebas potasium aman bagi organ ginjal. Kandungan phytochemical di dalamnya, mampu membantu tubuh dalam melawan radikal bebas yang menjadi pemicu penyakit kronis, seperti kanker. Bukan itu saja, makanan sehat ini kaya akan serat, vitamin B6, K dan C, juga asam folat yang baik bagi kesehatan tubuh.

3. Bawang Putih

Bawang putih mampu menjaga kesehatan ginjal karena sifat diuretiknya. Diuretik sendiri dapat membantu menghilangkan kelebihan natrium dan air dari dalam tubuh dalam bentuk urine. Selain itu, makanan sehat ini mampu mengurangi peradangan, melawan infeksi, membersihkan tubuh, menurunkan kolesterol, serta berperan sebagai antibiotik alami untuk tubuh.

Bayam.jpgDengan mengonsumsi bayam, maka kita sudah mengantisipasi gejala penyakit ginjal akut. (FOTO: Dokter Sehat)

4. Kembang Kol

Kembang kol merupakan sayuran yang mengandung asam folat dan serat. Sayuran ini mampu membersihkan organ ginjal secara alami, serta meningkatkan fungsinya. Kembang kol memiliki kandungan rendah potasium yang aman dikonsumsi oleh pengidap penyakit ginjal kronis.

5. Asparagus 

Asparagus memiliki kandungan asparagin yang mampu membersihkan organ ginjal secara alami. Secara tidak langsung, makanan sehat ini mampu mencegah batu ginjal, dengan menunjang fungsi ginjal menjadi lebih baik. Bukan itu saja, asparagus juga mengandung tinggi serat, tvitamin A, C, E, dan K.

6. Kale

Kale merupakan sayuran yang mampu menjaga kesehatan ginjal karena mengandung rendah kalium. Makanan sehat yang satu ini juga mengandung vitamin A dan C, kalsium, serta mineral yang dapat membantu fungsi normal organ ginjal.

7. Bayam 

Bayam merupakan sumber vitamin A yang diperlukan untuk memproduksi jaringan epitel, yaitu jaringan yang melapisi tabung filtrasi kecil di dalam ginjal dan saluran kemih. Fungsinya adalah melapisi seluruh organ, pembuluh darah, pembuluh getah bening, dan rongga dalam tubuh.

8. Kacang Polong dan Kacang Hijau 

Kacang polong dan kacang hijau memiliki kandungan rendah potasium dan tinggi serat. Serat sendiri diperlukan untuk menjaga kadar gula darah agar tetap stabil, yang berperan penting dalam mengelola berat badan berlebih dan diabetes. Kedua gangguan kesehatan tersebut merupakan penyebab utama penyakit ginjal.

Itulah beberapa sayuran yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan ginjal. Menjaga kesehatan organ ginjal bukan hanya dapat dilakukan dari konsumsi makanan sehat saja, tetapi juga suplemen atau multivitamin yang sesuai dengan kondisi tubuh. 

Merebaknya kasus ginjal akut ini telah disikapi pemerintah dengan menyelidiki penyebabnya. Salah satunya karena adanya sirop anak yang memiliki kandungan etilen glikol (EG). Karena itu, beberapa langkah seperti larangan menjual sirop yang diduga mengandung EG.

Larangan itu, seperti yang dilakukan oleh RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jatim.

Wakil Direktur RSUD Waluyo Jati, dr Hariawan, Jumat (21/10/2022) mengatakan, larangan itu ia terapkan mengacu pada instruksi Kemenkes (Kementerian Kesehatan) RI beberapa hari lalu.

Dimana instruksi itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) pada Anak.

“Sesuai instruksi Kemenkes, kami sudah menyetop penjualan atau pemberian resep sirop pada pasien di apotek RSUD Waluyo Jati untuk sementara. Tidak hanya sirop merk paracetamol saja, tapi kami menyetop seluruh merak sirop,” kata Hariawan.

Apa lagi saat ini, kata Hariawan, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) RI telah merilis daftar obat yang tercemar EG. Temuan itu berdasarkan pemeriksaan dugaan cemaran senyawa EG dalam 39 bets dari 26 obat sirup yang diperiksa sampai 19 Oktober 2022.

Penarikan juga dilakukan oleh BPOM menyusul kekhawatiran cemaran EG terkait dengan kasus gagal ginjal akut anak. Hingga kini BPOM tengah melakukan penyelidikan secara intensif dengan berbagai pakar kefarmasian, Kementerian Kesehatan hingga Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

“Harus disetop untuk sementara, sambil menunggu instruksi berikutnya dari Kemenkes,” ungkapnya.

Hariawan menyatakan, hingga saat ini di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, masih belum ada pasien yang dirawat karena gangguan gagal ginjal akut tersebut. Ini juga perlu diketahui bagi seluruh masyarakat, untuk tidak mengonsumsi sirop di rumah saat anak sedang mengalami panas.

Kini, dengan banyaknya kasus ginjal akut masyarakat bisa mengantisipasi lebih awal dengan mengonsumsi sayuran menyehatkan ginjal guna menghindari sakit ginjal akut. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

KOPI TIMES