Kesehatan

Unik, Nakes RSUD Genteng Banyuwangi Sosialisasikan Kesehatan Melalui Fashion Show

Sabtu, 17 September 2022 - 17:39 | 22.99k
Unik, Nakes RSUD Genteng Banyuwangi Sosialisasikan Kesehatan Melalui Fashion Show
Tenaga kesehatan RSUD Genteng pasca Fashion Show dalam Jenggirat Sehat Banyuwangi. (Foto: Fazar Dimas/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dalam rangka memeriahkan Jenggirat Sehat Banyuwangi yang masuk dalam jajaran Banyuwangi Festival (B-Fest), RSUD Genteng Banyuwangi menampilkan Fashion Show dengan tema pangan non beras.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 17 sampai 18 September 2022 di Taman Blambangan. Selama pelaksanaan, masyarakat disuguhi dengan berbagai program terkait kesehatan. Mulai dari talkshow hingga tersedianya puluhan stand pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Fashion Show biasanya dilakukan oleh model dengan mengenakan busana para desainer sebagai ajang memamerkan hasil karyanya. Hal itu berbeda dengan tenaga kesahatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng menggunakan fashion show untuk mensosialisasikan kesehatan masyarakat.

Para nakes itu berjalan di atas zebra cross dengan melenggak-lenggok layaknya seorang model dengan mengenakan berbagai macam busana seperti, buah-buahan, sayuran, susu, sampai mengenakan pakaian bayi untuk memperagakan seorang bayi yang sedang ngedot minum susu.

Sangat unik dan lucu bukan?. Ya, begitulah gambaran kreatifitas para nakes RSUD Genteng Banyuwangi untuk menarik minat masyarakat agar peduli dengan kesehatan.

RSUD-Genteng-1e55c8411b8ff1590.jpgdr. Siti Asiyah Anggraeni, Direktur RSUD Genteng Banyuwangi. (Foto: Fazar Dimas/TIMES Indonesia)

dr. Siti Asiyah Anggraeni, Direktur RSUD Genteng mengatakan, acara tersebut sengaja dikemas sedemikian rupa untuk menarik masyarakat Bumi Blambangan agar terus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan.

“Bukan hanya sebagai kampanye terkait pola hidup bersih dan sehat. Tetapi juga sebagai promosi  layanan unggulan RSUD Genteng,” katanya Sabtu, (17/9/2022).

Terdapat 11 layanan unggulan RSUD Genteng diantaranya, Echocardiography, Treadmill Test, Total Knee Replace (TKR), Transurethral Resection Of The Prostate (TURP) atau operasi kerok prostat, Lithotripsy, Laparoscopi, Electroencephalograpy (EEG), Catering Cantik, Mikrobiologi Klinik, Poli Nyeri dan Poli Akupuntur.

Asiyah memaparkan bahwa TURP atau operasi kerok prostat dikerjakan dengan alat yang dimasukan melalui saluran kencing, sehingga tidak ada luka sayatan pada kulit.

“Biasanya pasien yang melakukan TURP dengan gejala pancaran kencing tidak lancar, sering kencing,  tidak bisa menahan kencing, sering kencing dimalam hari, mengejan saat kencing dan kencing tidak tuntas,” imbuhnya.

Menurutnya, terdapat layanan unggulan RSUD Genteng yang mungkin hanya satu-satunya yang tersedia di Kota Gandrung, yaitu Mikrobiologi dan Poli Akupuntur. Poli ini merupakan bentuk pengobatan tradisional khas dari Tiongkok China dengan melibatkan penusukan kepada area tertentu pada tubuh dengan jarum tipis yang tajam. Dengan bertujuan untuk mengaktifkan aliran chi yang disebut meridian.

“Kalau mikrobiologi ini masih baru dilaunching dalam waktu belakangan ini,” ungkapnya.

Ia berharap, dari upaya yang telah dilakukan ini, masyarakat akan lebih sadar dengan pentingnya kesehatan diri. Selain itu juga hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk dapat melakukan deteksi dini pada penyakit. Sehinga apabila merasa sakit segera dapat periksa ke RSUD Genteng.

“Karena fasilitas alat di rumah sakit daerah, khususnya RSUD Genteng sudah cukup lengkap,” ujarnya.

RSUD-Genteng-2a6c5528da2cbbb10.jpgdr. Sugiyo selaku Kasie Pelayanan Medik RSUD Genteng (Foto: Fazar Dimas/TIMES Indonesia)

Sementara itu, dr. Sugiyo selaku Kasie Pelayanan Medik RSUD Genteng menjelaskan tentang layanan unggulan catering cantik untuk keluarga dan pasien rumah sakit.

“Catering cantik ini meupakan catering sehat untuk pasien rumah sakit. Jadi, keluarga bisa menelfon ke rumah sakit untuk dikonsultasikan dengan ahli gizi yang disesuaikan dengan keadaan dan pantangan makanan pasien,” jelasnya.

Sugiyo menambahkan, catering sehat ini bukan hanya untuk orang sakit. Namun, juga dapat di manfaatkan untuk mereka yang sedang diet. Karena makanan yang diproduksi tiap harinya telah dipertimbangkan oleh ahli gizi RSUD Genteng.

“Untuk sementara ini, pemesanan hanya di lingkup rumah sakit atau pasien dan keluarga yang sedang menunggu. Bagi pemesan dari luar masih kami kembangkan,” ujar Kasi Pelayanan Medik RSUD Genteng Banyuwangi ini. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

KOPI TIMES