Kesehatan

Pemulihan Pasca Stroke Lebih Cepat di Tangan Tim Tipis RSUD Genteng Banyuwangi

Rabu, 14 September 2022 - 17:08 | 29.10k
Pemulihan Pasca Stroke Lebih Cepat di Tangan Tim Tipis RSUD Genteng Banyuwangi
KETERANGAN FOTOProses pemulihan pasca Stroke oleh Tim Tipis RSUD Genteng, Banyuwangi. (Foto : Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Bagi penderita Stroke, proses pemulihan pada umumnya membutuhkan rehabilitasi dengan waktu relatif lama. Namun berbeda jika pemulihan pasca Stroke dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Genteng Banyuwangi, Jawa Timur. Dipastikan pemulihan akan lebih cepat.

Ya, semua itu berkat keberadaan Tim Tipis alias Terapi Intensif Akupuntur dan Fisioterapi. Tim yang digawangi dr Prilin Endistasari, M kes, dr Daniek Wardhani dan Nur Eko Amd. Ft, ini memadukan teknik akupuntur dan fisioterapi.

“Terobosan baru ini untuk menjawab keluhan masyarakat penderita Stroke. Karena pemulihan akan lebih cepat,” ucap dr Prilin Endistasari, M kes, Rabu (14/9/2022).

Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 oleh Kementrian Kesehatan RI, prevalensi stroke sebesar 10,9 persen. Sebanyak 713.783 orang menderita Stroke baru setiap tahun. Menurut Sample Registration System (SRS) Indonesia tahun 2016, stroke merupakan penyebab kematian tertinggi, yaitu sebesar 19,9 persen.

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami gangguan atau berkurang akibat penyumbatan (Stroke Iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (Stroke Hemoragik). Angka kejadian Stroke ini akan semakin meningkat sejalan dengan bertambahnya usia. Terutama akibat perubahan gaya hidup. Dan bisa jadi salah satu diantara kita, keluarga atau sahabat tercinta sekarang sedang mengalami serangan Stroke.

Dan demi memberikan pelayanan lebih baik pada proses pemulihan pasca Stroke, RSUD Genteng memiliki Tim Tipis. Yang memadukan teknik akupuntur dan fisioterapi.

“Peran akupuntur bagi pasien Stroke adalah membantu mendorong perubahan aliran darah pada tubuh dan otak,” beber dr Prilin Endistasari.

Akupuntur, lanjutnya, mampu merangsang produksi faktor pertumbuhan pada bagian saraf. Sekaligus mampu meningkatkan kekuatan motorik, kemampuan menelan, kemampuan bicara, memori dan fungsi neurologis lainnya

Sedang Fisioterapi akan memberi petunjuk terkait latihan gerak yang harus dijalani untuk mengatasi kekakuan otot. Mengurangi rasa sakit, terapi menggunakan stimulasi listrik, ultrasound, terapi panas dan lain-lain. Dengan begitu akan meningkatkan kemampuan kemandirian pasien pasca Stroke.

“Kolaborasi yang efektif antara akupuntur dan fisioterapi akan memperceoat pemulihan pasien pasca Stroke,” tandasnya.

Direktur RSUD Genteng Banyuwangi dr Siti Asiah Anggraeni, M.MRS, melalui Humas dr Sugio, menegaskan bahwa pihaknya terus berbenah dan berupaya meningkatkan kualitas serta jenis pelayanan demi kepuasan masyarakat.

Dengan tenaga medis dan dokter yang berpengalaman, rumah sakit milik Pemkab Banyuwangi, juga berkomitmen mewujudkan masyarakat yang sehat. "Kami akan terus mengabdikan diri untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat," kata Humas RSUD Genteng Banyuwangi. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES