Kesehatan

Cegah Serangan Penyakit pada Balita, Dinkes Kota Banjar Gencar Sukseskan BIAN

Minggu, 04 September 2022 - 17:53 | 22.51k
Cegah Serangan Penyakit pada Balita, Dinkes Kota Banjar Gencar Sukseskan BIAN
Wali Kota Banjar saat memantau pelaksanaan BIAN di lingkungan Tanjungsukur Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman Kota Banjar. (Foto: Diskominfo Kota Banjar)

TIMESINDONESIA, BANJAR – Kepala Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Banjar, dr. Andi Bastian, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Ika Rika mengatakan pihaknya terus menggalakan imunisasi pada anak bayi di bawah lima tahun (Balita) untuk mencegah serangan penyakit. 

Imunisasi sendiri bertujuan untuk mencegah suatu penyakit atau mengurangi tingkat risiko keparahan. Apabila tidak diimunisasi, dikhawatirkan malah berisiko bagi si bayi, sehingga bulan imunisasi anak nasional (BIAN) wajib untuk balita.

"Semua balita wajib diimunisasi karena jika tidak, bisa mengakibatkan terserang penyakit yang diakibatkan karena tidak diimunisasi," jelas dr Ika, Minggu (4/9/2022).

Kabid Pengendalian dan Pencegahan penyakit ini mencontohkan imunisasi Polio, misalkan ada balita yang tidak diimunisasi risikonya akan terkena penyakit itu dan komplikasinya akan kena. 

"Tapi jika diimunisasi akan mencegah dan kalaupun kena dampaknya tidak parah," tuturnya.

Menurutnya, ada beberapa jenis imunisasi yang diberikan pada anak, diantaranya Polio, Campak, Rubela, BCG, DPT, dan Hepatitis B. Imunisasi seperti Campak, Rubela, dan Polio wajib mulai dari usia di atas 9 bulan dan di bawah 5 tahun.

Saat ini tercatat 70,9 persen atau sebanyak 7769 anak balita sudah mendapatkan imunisasi Campak dan Rubela.

"Sedangkan untuk OPV baru 28,9 persen, IPV 26,4 persen, dan DPT-HB-HiB 31,0 persen," ungkapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES