Hukum dan Kriminal

Apes, Pasca Mencuri Malah Tertidur, yang Membangunkan Polisi

Selasa, 01 November 2022 - 23:22 | 16.74k
Apes, Pasca Mencuri Malah Tertidur, yang Membangunkan Polisi
Tangkapan layar video viral Maling di Blora ketiduran, dibangunkan Polisi (Foto: Firmansyah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BLORA – Nasib apes di alami oleh seorang pemuda berinisial GA asal kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Pasalnya usai beraksi melakukan pencurian di SD Tamanrejo Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pelaku malah tertidur pulas dan anggota polisi lah yang membangunkannya. 

Peristiwa ini diabadikan seseorang melalui sebuah video berdurasi 1 menit dan tersebar ke masyarakat Blora. Tak pelak akibat peristiwa ini, masyarakat ikut heboh. 

Dalam video tersebut bermula beberapa anggota Polsek Tunjungan didampingi pihak sekolah berjalan memasuki ruang guru. Tiga orang anggota Polsek membangunkan seorang pemuda yang tengah asik tertidur di bangku. Sejenak pemuda berambut biru dan mengenakan jaket sweeter tersebut, terbangun, dan tampak kaget. Tak menunggu lama, maling tersebut diamankan dan digelandang ke Polsek Tunjungan. 

Dihubungi TIMES Indonesia, AKP Soeparlan, Kapolsek Tunjungan membenarkan hal tersebut yang terjadi Selasa pagi (1/11/2022). 

"Info laporan kami dapatkan dari penjaga sekolah pagi tadi. Kemudian kami datangi dan pelaku kami amankan di kantor. Sampai saat ini sedang kami periksa," terangnya.

video-viral-Maling-2.jpg

AKP Soeparlan mengatakan bahwa pelaku masih berusia muda, tidak membawa identitas serta warga luar kota. 

"Yang bersangkutan tidak membawa KTP. Menurut pengakuan, usianya kini 20 tahun dan berasal dari Nganjuk Jawa Timur. Di Blora ia tinggal di emperan ruko ruko lampu merah dan berpindah-pindah," ucapnya. 

Kapolsek yang pernah bertugas sebagai anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror tersebut menambahkan bahwa pelaku sudah dua kali menjalankan aksinya di wilayah tersebut dengan cara yang sama. 

"Dia mengaku sudah dua kali mencuri di seputar wilayah tersebut dengan cara jebol atap. Salah satunya mencuri di rumah tukang bakso dan mendapatkan uang 1 Juta," imbuhnya.

Terkait peristiwa di SD Tamanrejo, AKP Soeparlan juga menjelaskan bahwa pelaku sudah mengakui mengambil uang yang ada di dalam ruangan. 

"Dia sudah mengakui bahwa telah mengambil uang di dalam ruangan. Nilainya 84 Ribu. Dia awalnya jebol genteng, kemudian jebol plafon," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

KOPI TIMES