Ekonomi

Ciparay Punya Produk Salinci, Kepala Bapenda Majalengka Beri Apresiasi Khusus

Senin, 31 Oktober 2022 - 11:32 | 33.57k
Ciparay Punya Produk Salinci, Kepala Bapenda Majalengka Beri Apresiasi Khusus
Kepala Bapenda Majalengka, Irfan Nur Alam menghadiri kegiatan guar bumi di Desa Ciparay, Kabupaten Majalengka. (FOTO: Herik Diana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Dalam acara tradisional Guar Bumi yang berlangsung di Desa Ciparay Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, ada produk Salinci yang diperkenalkan. 

Produk Salinci ini merupakan produk hasil kreativitas yang bermula dari pelatihan. Produk Salinci ini merupakan binaan Patriot Desa bersama ibu-ibu PKK Desa Ciparay Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka. 

Kepala Desa Ciparay, Saidi mengatakan ‎gelaran acara tradisi Guar Bumi di desanya tersebut merupakan refleksi penghormatan sekaligus syukuran. Di samping acara Guar Bumi, pihaknya juga mengenalkan sejumlah kretifitas hasil tangan dan keterampilan ibu-ibu PKK. 

"Memelihara tradisi yang sudah turun temurun wajib kita pertahankan. Dalam acara ini kami perkenalkan juga hasil kreatifitas dari ibu-ibu PKK Desa Ciparay," ungkapnya, Senin, (31/10/2022). 

Saidi menambahkan, harapan para petani dan masyarakat dengan cara menggelar Guar Bumi adalah sebagai bentuk memaknai kebersamaan. Selain itu, ada edukasi terhadap anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. 

"Masyarakat dan anak-anak bisa merasakan hal positif. Berkoaborasi dengan pihak lain, mengikuti pelatihan dan mengimplementasikannya. Kita punya produk baru yakni Salinci," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Bapenda Majalengka, Irfan Nur Alam mengatakan, menyambut baik acara Guar Bumi yang berlangsung di Desa Ciparay Kecamatan Leuwimunding.

Ciparay-Salinci-Majalengka-2.jpg

Pihaknya berharap, agar ibu-ibu PKK Desa Ciparay tetap konsisten dalam memproduksi Salinci sebagai upaya bangkit dari pandemi.

"Kreatifitas sangat diperlukan saat ini. Saya merasa bangga banyak produk atau hasil keterampilan dari warga Kabupaten Majalengka," ungkapnya. 

Irfan menambahkan, pihaknya melihat acara Guar Bumi yang berlangsung di Desa Ciparay terlihat kompak satu sama lainnya. Ia pun salut karena acara tradisional tersebut melibatkan sejumlah pemuda yang disaksikan anak-anak.

"Anak-anak harus tau acara dan kegiatan yang bernuansa seperti ini. Guar Bumi ini merupakan salah satu contohnya. Mewakili pak Bupati Majalengka‎, acara-acara seperti ini perlu diapresiasi," ungkapnya. 

Camat Leuwimunding, Aay Kandar Nurdiansyah mengatakan, acara Guar Bumi ini sekaligus ‎mensosialisasi produk salinci. Produk Salinci ini merupakan hasil kolaborasi antara Patriot Desa dengan kader PKK Desa Ciparay.

"Alhamdulillah sudah direspon sangat baik, beliau juga mendukung kegiatan sosial ekonomi ini. Pak Kepala Bapenda Majalengka berencana mengundang secara khusus Patriot Desa dan Ibu-ibu PKK Desa Ciparay ini," ujarnya. 

Aay menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi gelaran acara Guar Bumi di Desa Ciparay, karena melibatkan acara-acara sosial seperti donor darah, khitanan massal, pemeriksaan mata, juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu.

‎"Sosial kemasyarakatan dengan berbagi bersama anak-anak yatim, itu sekaligus merefleksikan bahwa kita sebagai muslim harus selalu memperhatikan anak-anak yatim," ujarnya. 

Ciparay-Salinci-Majalengka-3.jpg

Terpisah, ‎panitia acara, juga Kasi Pembangunan Desa Ciparay, Jamin mengatakan ‎pihaknya menyambut baik acara Guar Bumi di Desa Ciparay Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka ini. Selain acara tradisi, acara sosial seperti donor darah, pemeriksaan mata juga digelar. 

"Bagi pendonor disediakan doorprize yaitu minyak goreng 1 liter, snack serta minuman kemasan. Kegiatan donor darah di Desa Ciparay juga diikuti oleh masyarakat luar desa Ciparay, yaitu masyarakat yang berdomisili di wilayah Kecamatan Leuwimunding," ujarnya. 

Jamin menambahkan, ada kegiatan lainnya yakni ‎pemeriksaan mata yang digelar secara gratis. ‎Pemeriksaan mata gratis ini merupakan kegiatan yang difasilitasi oleh Kepala Desa Ciparay untuk masyarakat yang memiliki gangguan terhadap matanya. 

"Kegiatan pemeriksaan mata tidak dilakukan dalam satu hari saja, namun ada rencana tindak lanjut yang pada intinya membantu masyarakat," ucapnya. 

Sementara itu, Kordinator Patriot Desa, Hasim mengatakan, Guar Bumi merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat petani dan masyarakat desa. 

Di desa Ciparay ritual Guar Bumi dilakukan penggalian tanah di tanah Bengkok (belakang Posyandu Model RT 004, RW 004), yang dilakukan di awal tahun antara musim kemarau dan penghujan, untuk masa tanam padi pertama.

"Selain doa bersama dan ritual simbolis pencangkulan tanah di tanah bengkok, dilakukan juga do’a bersama di situs Hulu Dayeuh. Hulu Dayeuh adalah salah satu situs yang menceritakan tentang cikal bakal Desa Ciparay," ujar Patriot Desa Kabupaten Majalengka. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

KOPI TIMES