Ekonomi

Gelar Tax Gathering, KPP Madya Malang Kumpulkan Wajib Pajak Prominen

Jumat, 30 September 2022 - 16:16 | 43.46k
Gelar Tax Gathering, KPP Madya Malang Kumpulkan Wajib Pajak Prominen
Para Wajib Pajak saat mengikuti Tax Gathering. (Foto: Kanwil DJP Jatim III for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANGKPP Madya Malang mengumpulkan para Wajib Pajak Prominen baik Wajib Pajak Badan maupun Orang Pribadi dalam gelaran Tax Gathering bertema Bahu Membahu Bangun Negeri, Bangkit Bersama Pulihkan Ekonomi.

Acara yang berlangsung Ruang utama Djati Lounge, Araya, Malang pada Selasa (27/9/2022) ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur III Farid Bachtiar dan Kepala KPP Madya Malang Muhammad Na’im Amali.

Farid Bachtiar serta M Na'im Amali menyambut para wajib pajak dengan sambutan ramah dan senyuman. Selain suasana yang tidak terlalu formal, Wajib Pajak Badan maupun Orang Pribadi juga disambut senyum lebar.

Betapa tidak, Wajib Pajak yang hadir berkontribusi terhadap total penerimaan KPP Madya Malang sebesar sembilan puluh persen. Sebagai jeda untuk acara inti, wajib pajak disuguhi tari Bapang Malangan yang dibawakan dua orang penari dengan lincahnya.

“Sukses itu sering bukan karena berhasil meraih sesuatu tetapi karena berhasil menyelesaikan dan melampaui tantangan dan kesulitan. Betapa tantangan tahun lalu begitu berat dan ternyata dapat terselesaikan dan terlampaui,” ujar Muhammad Na’im Amali dalam sambutannya.

Na'im juga menyampaikan bahwa tantangan tahun ini tidak lebih mudah dari tahun lalu. Ia berharap wajib pajak bersama KPP Madya Malang bahu-membahu menyelesaikan dan melampauinya sekali lagi.

Lebih lanjut, Kepala KPP Madya Malang menyampaikan bahwa Tax Gathering kali ini merupakan kegiatan luring pertama kali sejak pandemi covid-19. Lokasi yang cukup istimewa sengaja dipilih sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Wajib Pajak.

Selain itu, pengaturan tempat duduk yang lebih intim membuat komunikasi menjadi lebih erat. Baik antara Wajib Pajak dan petugas pajak maupun antar Wajib Pajak sendiri.

Pada akhir sambutannya, Na’im menyampaikan capaian kinerja 2021 dan progress 2022 serta berharap dukungan yang sama seperti di 2021.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur III Farid Bachtiar membeberkan betapa strategis peranan penerimaan pajak saat ini ditengah ketidakpastian ekonomi dan kebijakan penyesuaian harga BBM. Di baliknya, ada cerita pengalihan subsidi dan kompensasi BBM yang tidak tepat sasaran menjadi tepat sasaran dan berkeadilan.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk membantu langsung masyarakat yang paling rentan dan miskin, antara lain dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM. Belanja Negara berupa subsidi energi dan kompensasi telah disesuaikan menjadi Rp502,4 triliun dari yang awalnya dianggarkan hanya Rp152,5 triliun atau lebih tiga kali lipat dari anggaran semula.

"Maka jika harga BBM tidak disesuaikan dapat dibayangkan berapa besar anggaran subsidi dan kompensasi yang perlu disesuaikan. Pada titik inilah sebenarnya peran wajib pajak sebagai pembayar, penyetor pajak menjadi teramat penting," bebernya.

“Ibarat sebuah kapal laut yang bernama Indonesia, wajib pajak-lah yang menjadikan kapal ini tetap mengambang dan berlayar,” ungkap Farid Bachtiar.

Dalam suasana santai, Farid menyapa langsung Wajib Pajak, menghampiri dan berdialog singkat. Dialog interaktif bertajuk NgalaMM (Ngobrol Asik ala Madya Malang) yang dipandu Ade Yusuf, Account Representative KPP Madya Malang. Bambang Wahono, Direktur PT Merapi Agung Lestari menyampaikan apresiasi atas pelayanan kantor pajak selama ini.

Selanjutnya ia berpesan kepada sesama wajib pajak untuk senantiasa patuh, bahwa membayar pajak adalah bukti pengabdian dan kecintaaan diri kepada negeri. Bahkan ia menyitir ungkapan Hubbul wathan minal iman (Mencintai Tanah Air, Sebagian Dari Iman).

Selanjutnya ia meminta kepada Kepala Kanwil DJP Jatim III agar pengawasan dilakukan lebih kepada Wajib pajak yang memang tidak patuh. Hal ini dijawab langsung oleh Kepala Kanwil DJP Jatim III dengan mengungkapkan bahwa selama ini mungkin para pimpinan DJP di Jawa Timur agak berpikir pragmatis untuk penerimaan, sehingga seolah-olah wajib pajak yang diawasi hanya yang itu-itu saja. Tetapi saat ini ia telah memetakan dan menentukan sektor-sektor unggulan di Kanwil DJP Jawa Timur III, dan dilakukan penggalian potensi pajak terhadap sektor-sektor tersebut, yaitu sektor administrasi pemerintahan, sektor industri hasil tembakau, sektor perikanan, sektor peternakan, dan sektor perdagangan emas.

Selain itu dengan CRM (Compliance Risk Management) risiko kepatuhan wajib pajak pajak telah dikelola secara menyeluruh, meliputi identifikasi, pemetaan, pemodelan, mitigasi atas risiko kepatuhan wajib pajak, hingga tahap evaluasi.

Linggarjanto Budi Oetomo, founder Optik Internasional dan Billy Yanuarto, Direktur PT Atraco Multiguna juga menyampaikan apresiasi, saran, dan harapannya kepada Kanwil DJP Jawa Timur III.

Farid merespon apresiasi dan pertanyaan dengan lugas serta sekali lagi mengajak wajib pajak yang hadir untuk memberikan yang terbaik dan sekali lagi melampaui target penerimaan yang telah ditetapkan tahun ini.

Apresiasi kepada Wajib Pajak juga diwujudkan dengan penghargaan kepada wajib pajak dengan kontribusi setoran pajak terbesar yang diserahkan langsung oleh Farid Bachtiar. Penerima pengharaan tersebut adalah PT Gudang Garam Tbk. dimana piagam dan plakat diterima langsung oleh Herry Susianto sebagai direktur.

Penerima selanjutnya adalah PT Bentoel Prima, PT Karyadibya Mahardhika, dan PT Tri Sakti Purwosari Makmur. Piagam dan plakat masing-masing diterima oleh Dimas, Fajar Utomo, dan Mr. Byun Bongjin. Dua penerima penghargaan lainnya adalah Sautik dan Slamet Poedjo Basoeki sebagai wajib pajak orang pribadi. Mr. Byun Bongjin menyampaikan pernyataan terima kasih dan apresiasi mewakili para penerima penghargaan.

Kepala KPP Madya Malang juga memperkenalkan jajaran manager di KPP Madya Malang yang siap memberikan pelayanan yang optimal kepada para Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Tidak lupa Na’im mengingatkan Wajib Pajak untuk selalu saling menjaga integritas dan meminta dukungannya dalam upaya KPP Madya Malang meraih predikat ZI-WBBM. (d)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

KOPI TIMES