Cek Fakta Fakta atau Hoaks

CEK FAKTA: Link Survei Berhadiah Tunjangan Transportasi dari PT KAI

Selasa, 07 Juni 2022 - 09:26 | 571.97k
CEK FAKTA: Link Survei Berhadiah Tunjangan Transportasi dari PT KAI
Situs survei berhadiah yang menggunakan nama PT KAI.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Informasi berisi tautan atau link survei berhadiah tunjangan transportasi dari PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI (Persero)  beredar di media sosial. Informasi tersebut tersebar secara berantai melalui WhatsApps Grup (WAG). 

Dalam penelusuran, jika tautan itu diklik, akan muncul pemberitahuan untuk mengisi survei dan Perusahaan Kereta Api Indonesia menyiapkan hadiah berupa tunjangan transportasi sebesar Rp20.000.000 

Berikut tautan atau link yang tersebar di media sosial WhatsApps:

Link1: http://watchaffixation.top/Indonesianlways/tb.php?wkavsdjr1654438902514
Link2: http://highequation.top/Indonesianlwaysa-yh/tb.php?rlmgcbji1654486283857

cek-fakta-link-berhadiah.jpgLink 1cek-fakta-link-berhadiah-2.jpgLink 2

Berikut narasi informasi yang terdapat di tautan tersebut:

Congratulations!
Indonesian Railways Company Transport Allowance!

Through the questionnaire, you will have a chance to get 20000000 Rupiah .

CEK FAKTA

Hasil penelusuran tim Cek Fakta TIMES Indonesia terkait tautan atau link survei berhadiah dari PT KAI, tidak benar. Tidak ada keterangan resmi yang menyebutkan bahwa PT KAI (Persero) menggelar survei berhadiah tersebut.

Link atau tautan tersebut bukan resmi berasal dari PT KAI (Persero). VP Public Relations PT KAI, Joni Martinus mengatakan, beredar sejumlah tautan yang mengklaim informasi pemberian hadiah dari PT KAI dan mengarahkan untuk mengklik tautan tersebut.

Mengutip kompas.com, penipuan atau scamming mengatasnamakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali beredar melalui tautan dengan alamat domain berakhiran [dot]top.

Pihak PT KAI mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap tautan scam dan phishing yang beredar di media sosial dan grup chat.

Joni Martinus menyarankan agar masyarakat jangan sembarangan klik tautan tesebut. Dikhawatirkan website tersebut menyimpan malware atau virus.

Ada kemungkinan apabila mengeklik tautan, mengikuti langkah, atau mengisi kuisionernya maka secara tidak langsung masyarakat memberikan data kepada website semacam itu. 

Pihak PT KAI mengkhawatirkan, tindakan ini bertujuan  mencuri uang dengan cara mengakali, membohongi, menipu pihak lain, serta mengambil data pribadi melalui virus.

"Diharapkan berhati-hati terhadap info dan promosi yang mengatasnamakan KAI. Informasi resmi terkait promo dapat dipantau melalui website kai.id atau media sosial KAI121," ujar Joni, dikutip dari siaran pers, Minggu (5/6/2022).

cek-fakta-link-berhadiah-3.jpgSumber: Waspadai Link Scam Mengatanamakan KAI | Kompas

Pernyataan PT KAI tersebut juga muncul dalam pemberitaan sejumlah media arusutama lainnya, di antaranya  detik.com. Dalam artikel berjudul "Hati-hati Link Catut Program KAI, Manajemen Pastikan Hoax!", VP Public Relations PT KAI, Joni Martinus menyarankan agar tidak mengeklik tautan atau link tersebut. 

"Jangan klik link tersebut dan jangan mengikuti langkah yang disampaikan, bahkan hingga memberikan data ke website tersebut. Kemudian juga jangan menyebarluaskan link/ tautan mencurigakan tersebut," ujar Joni.

cek-fakta-link-berhadiah-4.jpgSumber: Hati-hati Link Catut Program KAI, Manajemen Pastikan Hoax! | Detik

KESIMPULAN

Menurut hasil penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, informasi mengenai link atau tautan survei berhadiah dari PT KAI (Persero), merupakan informasi yang salah. Pihak PT KAI menyatakan informasi tersebut hoaks, dan mengimbau masyarakat untuk waspada serta tidak mengklik maupun menyebarluaskan tautan tersebut.

Menurut misinformasi dan disinformasi yang dikategorikan First Draft, informasi tentang tautan berhadiah dari Garuda Indonesia dalam kategori Fabricated Content (konten palsu).

Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggungjawabkan secara fakta.

----

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerjasama dengan 24 media dan satu komunitas (Mafindo) untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: [email protected] atau [email protected] (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

TERBARU

KOPI TIMES