Cek Fakta Fakta atau Hoaks

CEK FAKTA: Tabung Gas Bisa Meledak saat Digoyang-goyang, Benarkah?

Rabu, 25 Mei 2022 - 09:07 | 316.48k
CEK FAKTA: Tabung Gas Bisa Meledak saat Digoyang-goyang, Benarkah?
Informasi dan video tentang larangan menggoyangkan tabung gas, karena bisa menimbulkan ledakan.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beredar video disertai narasi di media sosial tentang tabung gas yang tidak boleh digoyang-goyang karena bisa meledak. Informasi tersebut dibagikan akun Facebook Watinah (https://www.facebook.com/cilacpz.woiichill) pada 12 Mei 2022. 

Video tersebut berdurasi 15 detik. Di dalamnya nampak dua lelaki  mengoyang-goyang sebuah tabung gas lalu beberapa detik kemudian terjdi ledakan.

Berikut narasi lengkap yang diunggah akun Watinah:

INFO PENTING #MAD 
LARANGAN KERAS!!!  TABUNG GAS tdk boleh di GOYANG2, sekali pun TABUNG kosong, bisa menimbulkan LEDAKAN YG DAHSYAT!!! SEBARKAN
Silahkan lihat Video dua orang ini sedang memper baiki tabung gas yg mampet dengan cara di goyang goyang akibat nya tabung meledak ber keping2 termasuk tubuh dua orang hancur ....se x lagi hati2  tabung jangan di goyang ...
tolong bantu di share ya kepada yg belum tahu demi keselamatan teman & saudara kita 
Kawan
KARENA KBIASAAN KITA SAAT GAS KOSONG PASTI KADANG2 DIGOYANG GOYANG KAN.
TERNYATA SANGAT BERBAHAYA !!
INNALILAHI WAINNA ILLAIHI ROJI,UN

Pantauan Cek Fakta TIMES Indonesia, hingga Senin (24/5/2022) pukul 14:00 WIB, video beserta narasi tersebut telah dikomentari 16 kali dan dibagikan 27 kali.

cek-fakta-Tabung-Gas.jpg

Sumber: https://www.facebook.com/cilacpz.woiichill/posts/pfbid03JBpfc6FBnsrJQ6Hw8z1RRMm2jaWapAuB1XWRzoCRofPg4K9k27Foir7x82jfNKxl

Benarkah informasi tersebut?

CEK FAKTA

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta, informasi tabung gas tidak boleh digoyang-goyang karena bisa meledak, tidak benar. 

Tim Cek Fakta menelusuri menggunakan mesin pencari dengan kata kunci tertentu, yakni “tabung gas meledak +digoyang”. Hasilnya, terdapat beberapa artikel periksa fakta tentang hal tersebut. 

Mencermati artikel yang telah tayang di sejumlah media mainstream dan portal cek fakta, menunjukkan informasi tentang tabung gas meledak karena digoyang merupakan hoaks lama yang kembali beredar.

Dari hasil pencarian, tim menemukan artikel kompas.com berjudul "[HOAKS] Menggoyang Tabung Gas Bisa Sebabkan Ledakan". Artikel tersebut tayang pada 15 November 2020.

Pada artikel tersebut, Pjs. VP Corporate Communication Pertamina Heppy Wulansari menegaskan, informasi bahwa tabung gas digoyang-goyangkan dapat meledak tidak benar.

"Tidak benar. Tabung gas ketika diangkut truk juga bergoyang-goyang jika jalanan tidak mulus," ujarnya kepada Kompas.com, Sabtu (14/11/2020).

Heppy menjelaskan situasi yang dapat membuat tabung gas meledak. Ledakan dapat terjadi jika gas elpiji bocor atau keluar dari tabung di ruangan tertutup dan disertai pemicu seperti api atau arus pendek.

"Jika kemudian ada pemicu seperti api atau arus pendek, bisa terjadi ledakan," katanya.

cek-fakta-Tabung-Gas-2.jpgSumber: [HOAKS] Menggoyang Tabung Gas Bisa Sebabkan Ledakan | Kompas

Kami juga menemukan artikel yang dimuat di turnbackhoax.id berjudul “[SALAH] Ledakan Tabung Gas LPG Karena Digoyang-goyang”. Artikel tersebut diunggah pada 14 November 2020.

Disebutkan dalam artikel periksa fakta tersebut, terjadinya ledakan tabung gas bisa disebabkan karena faktor seperti kebocoran selang gas, pemasangan regulator yang salah, dan tidak menggunakan regulator dengan tekanan gas yang tidak sesuai. 

Menurut penjelasan PT Pertamina, tekanan di dalam tabung gas elpiji hanya sebesar 8 bar sementara tabung baru bisa meledak pada tekanan melebihi 7.000 bar. Ledakan dan kebakaran bisa dicegah dengan menggunakan selang dan regulator dengan kualitas yang baik. 

Selain itu, perlu memperhatikan sirkulasi udara di ruang tempat gas disimpan gas. Dengan sirkulasi yang baik, ketika ada kebocoran maka gas akan mudah terbang ke luar ruangan dan memperkecil resiko ledakan atau kebakaran.

cek-fakta-Tabung-Gas-3.jpgSumber: [SALAH] Ledakan Tabung Gas LPG Karena Digoyang-goyang | Turnbackhoax

Perihal video yang diunggah, mengutip Tempo.co, 
video tersebut telah beredar sejak 2014, di salah satu situs yang berbasis di Rusia. Namun keaslian video itu diragukan. 

Keraguan keaslian video itu ditunjukkan karena hasil rekaman video tidak bergetar saat ledakan itu terjadi. Tubuh dua orang tersebut juga menghilang tanpa sisa setelah ledakan, sesuatu yang mustahil terjadi dalam kasus seperti itu. 

Sebuah kanal Youtube pada 2016, mengunggah video itu dalam versi berulang antara saat dua pria menggoyang tabung lalu meledak, dan dari ledakan itu kemudian kembali ke video dua pria. Itu menunjukkan bagaimana pengeditan atau suntingan terhadap video mudah dilakukan. 

cek-fakta-Tabung-Gas-4.jpgSumber: Keliru, Menggoyangkan Tabung Gas Bisa Memicu Ledakan | Tempo

KESIMPULAN

Hasil penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, informasi tentang tabung gas tidak boleh digoyang-goyang karena bisa meledak, keliru. Faktanya, informasi tersebut merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Sementara, tabung gas bisa meledak karena beberapa faktor yakni kebocoran selang gas, pemasangan regulator yang salah dan menungganakan regulator dengan tekanan gas yang tidak sesuai.

Menurut mis/disinformasi yang dikategorikan First Draft, informasi tersebut termasuk dalam kategori Konten Menyesatkan (Misleading Content). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. 

Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi. Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.

---

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerja sama dengan 24 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: [email protected] atau [email protected] (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

TERBARU

KOPI TIMES