Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,291 • USD → IDR Beli: 13,305
  • EUR → IDR Jual: 14,951 • EUR → IDR Beli: 14,971
  • HKD → IDR Jual: 1,707 • HKD → IDR Beli: 1,709
  • JPY → IDR Jual: 120 • JPY → IDR Beli: 120
  • AUD → IDR Jual: 9,958 • AUD → IDR Beli: 9,973
  • SGD → IDR Jual: 9,576 • SGD → IDR Beli: 9,593
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 532,000
  • Perak Jual → 10,500
  • Update Tanggal 23-05-2017

Bertambah Gemuk saat Puasa? Ini Penyebabnya

Home / Gaya Hidup / Bertambah Gemuk saat Puasa? Ini Penyebabnya
Bertambah Gemuk saat Puasa? Ini Penyebabnya ILUSTRASI. Makan berlebihan saat berbuka dapat menambah berat badan. (Foto: Info Sehat)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Health and Nutrition Education Expert dari Nutrifood Aldis Ruslialdi mengatakan bulan puasa sebenarnya mampu memperbaiki kondisi kesehatan tubuh. Bulan Puasa sebenarnya dapat menjadi alternatif yang mudah dalam menurunkan berat badan. Namun bagi sebagian orang, puasa justru dapat membuat orang semamin gemuk.

"Puasa ini momen yang bagus untuk membantu memperbaiki profil kolesterol dan menurunkan berat badan," ujar Aldis dikutip dari kompas.com.

Selain bermanfaat untuk tubuh, lanjut Aldis, konsumsi makanan dan minuman secara berlebihan justru dapat membuat berat badan naik.

"Setelah menahan lapar dan haus seharian pastilah membutuhkan reward saat berbuka, dan akibatnya adalah dengan makan makanan secara berlebihan," ujarnya.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan saat berbuka ini sebagai bentuk perubahan pola makan. Pola makan pada hari biasa 3 kali dengan ditambah 2 kali makanan ringan berubah menjadi hanya dua kali makan saja yaitu sahur dan berbuka. Namun, hal ini bisa diatur dengan menahan hawa nafsu.

"Meskipun dengan perubahan pola makan sehari 2 kali tersebut, tetapi jumlah kalori yang dikonsumsi malah lebih banyak dibandingkan hari biasanya. Dengan waktu yang sedikit tersbut banyak yang memanfaatkan untuk makan secara maksimal tanpa memperhitungkan konsumsi gula dan lemak yang lebih banyak," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Aldis menyarankan agar memilih menu sahur dan berbuka dengan cerdas serta cermat.

Seimbangkan konsumsi buah, sayur, dan daging tanpa lemak. Konsumsi gula juga harus ditakar sesuai kebutuhan. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com