Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,291 • USD → IDR Beli: 13,305
  • EUR → IDR Jual: 14,951 • EUR → IDR Beli: 14,971
  • HKD → IDR Jual: 1,707 • HKD → IDR Beli: 1,709
  • JPY → IDR Jual: 120 • JPY → IDR Beli: 120
  • AUD → IDR Jual: 9,958 • AUD → IDR Beli: 9,973
  • SGD → IDR Jual: 9,576 • SGD → IDR Beli: 9,593
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 532,000
  • Perak Jual → 10,500
  • Update Tanggal 23-05-2017

Rugi Rp 72 Triliun, Indonesia Darurat Narkoba

Home / Peristiwa - Daerah / Rugi Rp 72 Triliun, Indonesia Darurat Narkoba
Rugi Rp 72 Triliun, Indonesia Darurat Narkoba Kepala BNN RI, Komjen (Pol) Budi Waseso. (Foto: Senda/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan Indonesia mengalami kerugian sebesar Rp 72 triliun akibat Narkoba.

Kepala BNN, Komjen (Pol) Budi Waseso menyatakan sebagai pangsa terbesar di Asia, kerugian negara akibat narkoba sangat besar. Bahkan Presiden Jokowi telah menyatakan Indonesia sudah masuk dalam keadaan darurat, karena Indonesia menjadi pangsa pasar terbesar di ASEAN.

"Semua institusi ada yang mewakili dalam penggunaan narkoba. Itu yang menjadi bukti Indonesia darurat narkoba," katanya dalam sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Seperti yang diberitakan sebelumya, Buwas juga menerangkan di Indonesia terdapat 72 jaringan yang bersumber dari 11 negara internasional. Jaringan ini masuk ke Indonesia melalui Singapura dan Malaysia. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com