Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,312 • USD → IDR Beli: 13,326
  • EUR → IDR Jual: 14,386 • EUR → IDR Beli: 14,405
  • HKD → IDR Jual: 1,714 • HKD → IDR Beli: 1,716
  • JPY → IDR Jual: 120 • JPY → IDR Beli: 120
  • AUD → IDR Jual: 10,133 • AUD → IDR Beli: 10,149
  • SGD → IDR Jual: 9,510 • SGD → IDR Beli: 9,527
  • Emas Jual → 549,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 11,000
  • Update Tanggal 25-03-2017

Siswa SDN Rahayu Belajar Perminyakan

Home / Peristiwa - Daerah / Siswa SDN Rahayu Belajar Perminyakan
Siswa SDN Rahayu Belajar Perminyakan JOB PPEJ mengajar perminyakan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Selasa (21/03/2017) (Foto: Safuwan/TIMESIndonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga sekitar, perusahaan minyak dan gas (Migas) Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) melaksanakan kegiatan mengajar di sekolah yang berada di sekitar perusahaan, Selasa (21/3/2017).

Kegiatan mengajar itu dilakukan tim JOB PPEJ di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Materi yang diajarkan di antaranya terkait dengan kegiatan proses perminyakan dan juga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ada 6 materi yang diajarkan, seperti tentang proses produksi minyak, medis, masalah kebakaran dan lingkungan serta lainnya.

Proses pelaksanaan kegiatan JOB PPEJ mengajar itu dimulai sejak pagi dan diawali dengan upacara bendera di lapangan SDN yang berada di ring satu perusahaan itu. Selanjutnya proses mengajar dilanjutkan dengan game sebelum proses mengajar ke dalam ruang kelas dengan berbagai materi seputar kegiatan hulu migas.

"Ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab sosial kita dengan memberikan pengetahuan, pembelajaran dan juga informasi terhadap warga sekitar perusahaan, terutama dengan mengajar ke sekolah-sekolah seperti ini," jelas Field Manager JOB PPEJ, Nusdhi Septikaputra. 

Di antara materi yang diajarkan dalam kepada para  siswa adalah bagiamana bisa menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), baik di sekolah maupun di rumah secara baik. Tak hanya itu, anak-anak diajak menjaga kebersihan, seperti melakukan cuci tangan dan memelihara lingkungan yang asri.

"Keselamatan dan Kesehatan Kerja itu tidak hanya dilakukan di perusahaan, tapi keselamatan itu termasuk di sekolah, di jalan raya dan di rumah," tambahnya. 

Selain tentang K3, tim pengajar dari JOB PPEL juga menjelaskan terkait dengan proses pengeboran, eksplorasi minyak,  penyulingan, dan distribusi migas. Proses produksi migas ini dijelaskan dengan bahasa yang sangat sederhana supaya bisa dipahami anak-anak SDN.

"Kita juga memberikan informasi terkait dengan perminyakan, seperti bagaimana proses minyak itu terbentuk, bagaimana mendapatkan, dan bagaimana cara mengebornya. Informasi yang kita berikan hanya memberikan gambaran awal. Jadi supaya anak-anak punya gambaran kalau memang mereka punya cita-cita untuk bekerja di perminyakan," sambungnya.

Proses pembelajaran di sekolah tersebut dibagi per masing-masing kelas mulai dari kelas 1 sampai 6. Sehingga pengajar dibagi jadi beberapa tim yang secara bergantian mengajar anak-anak dari warga ring satu ini. 

Adanya program JOB PPEJ mengajar itu, 279 siswa-siswi SDN Rahayu sangat antusias mengikuti proses pembelajaran dengan para guru dari JOB PPEJ sejak pagi sampai kegiatan selesai. Pasalnya, mereka mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru, baik terkait dengan kesehatan dan dunia perminyakan. 

"Senang sekali, tadi diajar tentang pemilihan makanan yang bergizi," kata Novriza Elicha Octavia, siswi kelas 2 yang bercita-cita ingin jadi dokter.

Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN), Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Sri Rahayu mengatakan, dia berterima kasih dengan adanya program JOB PPEJ mengajar itu. Dengan adanyan pembelajaran terkait K3 dan seputar dunia perminyakan, dinilai bisa jadi motivasi bagi anak-anak SDN sekitar korporasi hulu migas untuk memiliki cita-cita yang lebih tinggi dan terus bersekolah ke jenjang lebih tinggi.

"Kita sangat senang sekali, karena kegiatan seperti ini bisa memberikan dampak positif terkait motivasi anak-anak. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini menjadikan anak-anak lebih bersemangat dalam mengejar cita-citanya," ungkap Sri Rahayu.(*) 

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com