Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,291 • USD → IDR Beli: 13,305
  • EUR → IDR Jual: 14,951 • EUR → IDR Beli: 14,971
  • HKD → IDR Jual: 1,707 • HKD → IDR Beli: 1,709
  • JPY → IDR Jual: 120 • JPY → IDR Beli: 120
  • AUD → IDR Jual: 9,958 • AUD → IDR Beli: 9,973
  • SGD → IDR Jual: 9,576 • SGD → IDR Beli: 9,593
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 532,000
  • Perak Jual → 10,500
  • Update Tanggal 23-05-2017

Tiga Kecamatan Ini Sumbang Angka Kemiskinan Tertinggi di Probolinggo

Home / Peristiwa - Daerah / Tiga Kecamatan Ini Sumbang Angka Kemiskinan Tertinggi di Probolinggo
Tiga Kecamatan Ini Sumbang Angka Kemiskinan Tertinggi di Probolinggo Bupati Tantri saat membuka forum Musrenbang tahun 2018 (foto: Iqbal/TIMESIndonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari menyebut, Kecamatan Krucil, Tiris dan Maron merupakan penyumbang angka kemiskinan tertinggi di daerahnya. Tiga kecamatan itu berada di kawasan pegunungan yang mayoritas masyarakatnya petani dan pekebun tanaman sengon.

Pernyataan itu disampaikan bupati saat membuka forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Probolinggo tahun 2018 ,di auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (20/3/2017).

“Sebenarnya jika dihitung dari sengon, pendapatan masyarakat luar biasa. Tetapi kondisi sengon ini masih dikuasai oleh segelintir orang. Mungkin ini bisa menjadi pondasi program bagi daerah penyumbang terbesar daerah kemiskinan di Kabupaten Probolinggo,” lanjutnya.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan, melalui tata usaha pertanian dan perkebunan. Karena di daerah pegunungan ini hampir semua lahan tegakan sengon belum dimaksimalkan.

Padahal tanah dibawah tegakan sengon memiliki kandungan mineral sangat tinggi. Jika dimanfaatkan dengan tumpangsari maka bisa semakin subur.

“Tugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bagaimana mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan di sekitar mereka. Sehingga ketergantungan tidak hanya kepada pemilik sengon,” tegasnya.

Musrenbang kali ini, bertema: Memantapkan Pertumbuhan dan Pemerataan Pembangunan Melalui Peningkatan Infrastruktur Berkelanjutan Guna Pengurangan Kemiskinan. Forum diikuti semua lapisan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com