Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,291 • USD → IDR Beli: 13,305
  • EUR → IDR Jual: 14,951 • EUR → IDR Beli: 14,971
  • HKD → IDR Jual: 1,707 • HKD → IDR Beli: 1,709
  • JPY → IDR Jual: 120 • JPY → IDR Beli: 120
  • AUD → IDR Jual: 9,958 • AUD → IDR Beli: 9,973
  • SGD → IDR Jual: 9,576 • SGD → IDR Beli: 9,593
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 532,000
  • Perak Jual → 10,500
  • Update Tanggal 23-05-2017

Honda Pamer Motor dengan Teknologi Ride Assist

Home / Otomotif / Honda Pamer Motor dengan Teknologi Ride Assist

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Produsen kendaraan asal Jepang Honda, baru-baru ini memamerkankan sepeda motor self-balancing dalam pagelaran Consumer Electronik Show (CES) 2017 di Las Vegas.

Sepeda motor tersebut membuat penggunaan teknologi Ride Assist pada perusahaan itu menyeimbangkan dirinya sendiri dan tidak memerlukan bantuan pengendara untuk tetap tegak. 

Tidak hanya mampu menyeimbangkan sendiri, sepeda motor tersebut juga bisa berkendara sendiri.

Honda telah menerapkan penelitian mobilitas sebelumnya yang digunakan untuk perangkat mobilitas pribadi self-balancing UNI-CUB untuk konsep sepeda motor Honda Ride Assist yang mencegah kendaraan kehilangan keseimbangan saat beristirahat.

Para pengendara yang lebih memilih untuk mengontrol sepeda motornya sendiri dapat memilih untuk mengendarai motor dalam mode biasa.

Ketika beralih ke 'Balance Mode', metal forks pada motor dengan teknologi Honda Ride Assist itu memperpanjang roda depan jauh dari body motor untuk memberikan stabilitas untuk kendaraan.

Hingga saat ini, Honda belum mengumumkan kapan teknologi tersebut akan mulai diterapkan pada sepeda motor perusahaan tersebut, namun jelas merupakan konsep yang menarik sejak awal.

Tahun lalu pada bulan Juni, Honda memperlihatkan preview dari mobil self-driving dan lebih lanjut mengatakan bahwa tengah berencana untuk menawarkan fungsi keselamatan semi-otonom untuk pasar luas.

Mengingat perkembangan tersebut di atas, nampaknya perusahaan tersebut saat ini tengah fokus pada kendaraan otonom dan mungkin menjadi salah satu perusahaan pertama yang memulai produksi kendaraan dengan menerapkan teknologi tersebut secara massal, demikian Gadget 360. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com