Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,311 • USD → IDR Beli: 13,325
  • EUR → IDR Jual: 14,082 • EUR → IDR Beli: 14,101
  • HKD → IDR Jual: 1,715 • HKD → IDR Beli: 1,717
  • JPY → IDR Jual: 116 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 15-02-2017

Singapura Deportasi 8 WNI karena Simpan Gambar Terorisme

Home / Peristiwa - Nasional / Singapura Deportasi 8 WNI karena Simpan Gambar Terorisme
Singapura Deportasi 8 WNI karena Simpan Gambar Terorisme ILUSTRASI: deportasi (Grafis: istimewa)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menyimpan sejumlah gambar terkait terorisme, delapan orang warga negara Indonesia ditolak masuk ke Singapura. Pemerintah Singapua kemudian mendeportasi mereka ke Batam, Kepulauan Riau.

"Imigrasi Singapura mencurigai kedelapan orang ini saat hendak masuk dari Malaysia. Dalam pemeriksaan ditemukan sejumlah gambar dalam ponsel yang menurut otoritas Singapura berkaitan dengan terorisme. Akhirnya mereka di serahkan ke imigrasi Malaysia dan dideportasi ke Batam pada Selasa (10/1)," kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian di Batam, Rabu (11/1/2017).

Delapan orang yang dideportasi dari Malaysia ke Batam berinisial Fh, Ada, Ak, Saat, Io, MH, Reh dan Hap berasal dari Bukit Tinggi Sumatera Barat. Mereka masuk ke Malaysia menggunakan angkutan penerbangan.

"Saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh Anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Diketahui salah satu dari mereka yang berinisial Reh pernah bergabung dengan grup WhatsApp radikal," kata dia.

Kapolda menjelaskan kedelapan orang itu merupakan santri dan ustad dari Pondok Pesantren Darul Hadis yang beralamat di Jalan Kamang Tengah, Kecamatan Empat Angket, Bukit Tinggi, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Mereka tiba di Kuala Lumpur Malaysia, Selasa, 3 Januari 2017 dengan penerbangan dipimpin oleh Reh. Tujuan mereka ke Pattani, Thailand untuk studi banding. Selanjutnya, pada 7 Januari 2017 mereka tiba di Pattani, Thailand.

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com