Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,274 • USD → IDR Beli: 13,288
  • EUR → IDR Jual: 14,040 • EUR → IDR Beli: 14,059
  • HKD → IDR Jual: 1,712 • HKD → IDR Beli: 1,713
  • JPY → IDR Jual: 114 • JPY → IDR Beli: 115
  • AUD → IDR Jual: 9,748 • AUD → IDR Beli: 9,764
  • SGD → IDR Jual: 9,239 • SGD → IDR Beli: 9,255
  • Emas Jual → 545,000 • Emas Beli → 507,000
  • Perak Jual → 10,700
  • Update Tanggal 11-01-2017

Menteri Perhubungan Pecat Ketua STIP

Home / Peristiwa - Nasional / Menteri Perhubungan Pecat Ketua STIP
Menteri Perhubungan Pecat Ketua STIP Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Liputan6)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memecat Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Jakarta, Capt Weku F. Karuntu, MM. Pemecatan ini dilakukan pascainsiden meninggalnya Amirulloh Adityas Putra, taruna STIP, akibat dianiaya para seniornya.

"Membebastugaskan Ketua STIP, Capt. Weku F. Karuntu, MM dan menunjuk Pelaksana Tugas Ketua STIP. Keputusan ini diambil untuk mempermudah pelaksanaan tugas tim investigasi," kata Budi dalam siaran pers, Rabu (11/1/2017).

BACA JUGA: Taruna STIP Meninggal Usai Dianiaya Senior

Menhub mengatakan ia telah memerintahkan Kepala Badan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan untuk membentuk tim investigasi internal guna melakukan investigasi mengapa kasus tersebut sampai terjadi lagi. Tim investigasi internal saat ini telah dibentuk dan diketuai oleh Sekretaris BPSDM Perhubungan, Edward Marpaung.

BACA JUGA: Empat Senior Amir Ditetapkan Jadi Tersangka

Kemenhub juga akan bertanggungjawab terhadap seluruh proses mulai dari rumah sakit sampai dengan pemakaman korban penganiayaan. Meski melakukan investigasi internal, Kemenhub telah menyerahkan penanganan kasus ini kepada Kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menhub sangat menyesalkan terjadinya tindakan kekerasan di sekolah tersebut. Menurutnya, Kemenhub telah berulang kali menyampaikan peringatan kepada para pengelola sekolah untuk melaksanakan standar prosedur (protap) pengawasan dan pencegahan terjadinya kekerasan di sekolah-sekolah dibawah pembinaan Kementerian Perhubungan. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com