Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,311 • USD → IDR Beli: 13,325
  • EUR → IDR Jual: 14,082 • EUR → IDR Beli: 14,101
  • HKD → IDR Jual: 1,715 • HKD → IDR Beli: 1,717
  • JPY → IDR Jual: 116 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 15-02-2017

BI Tegaskan Tak Ada Simbol Palu Arit di Uang Rupiah Baru

Home / Ekonomi / BI Tegaskan Tak Ada Simbol Palu Arit di Uang Rupiah Baru
BI Tegaskan Tak Ada Simbol Palu Arit di Uang Rupiah Baru Uang baru yang diterbitkan Bank Indonesia pada Senin (19/12/2016). (Foto: Istimewa)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D.W. Martowardojo menegaskan kembali, bahwa uang Rupiah yang baru diluncurkan BI tidak memuat simbol terlarang palu dan arit. Gambar yang dipersepsikan sebagai simbol palu dan arit itu merupakan gambar saling isi (rectoverso), yang merupakan bagian dari unsur pengaman uang Rupiah.

"Gambar yang dipersepsikan oleh sebagian pihak sebagai simbol palu dan arit merupakan logo Bank Indonesia yang dipotong secara diagonal, sehingga membentuk ornamen yang tidak beraturan," kata Agus Martowardojo sebagaimana dikutip dari Setkab, Selasa (10/1/2017).

Agus menjelaskan, rectoverso ini sudah umum digunakan untuk pengaman mata uang dunia. Gambar rectoverso dicetak dengan teknik khusus sehingga terpecah menjadi dua bagian di sisi depan dan belakang lembar uang, dan hanya dapat dilihat utuh bila diterawang.

"Rectoverso umum digunakan sebagai salah satu unsur pengaman berbagai mata uang dunia, mengingat rectoverso sulit dibuat dan memerlukan alat cetak khusus," jelas Agus.

Di Indonesia sendiri rectoverso telah digunakan sebagai unsur pengaman Rupiah sejak tahun 1990-an. Sementara logo BI telah digunakan sebagai rectoverso uang Rupiah sejak tahun 2000. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com