Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,312 • USD → IDR Beli: 13,326
  • EUR → IDR Jual: 14,386 • EUR → IDR Beli: 14,405
  • HKD → IDR Jual: 1,714 • HKD → IDR Beli: 1,716
  • JPY → IDR Jual: 120 • JPY → IDR Beli: 120
  • AUD → IDR Jual: 10,133 • AUD → IDR Beli: 10,149
  • SGD → IDR Jual: 9,510 • SGD → IDR Beli: 9,527
  • Emas Jual → 549,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 11,000
  • Update Tanggal 25-03-2017
Ketahanan Pendidikan

FK Unisma Jalin Kerja Sama dengan University Adelaide

Home / Ketahanan Informasi / FK Unisma Jalin Kerja Sama dengan University Adelaide
FK Unisma Jalin Kerja Sama dengan University Adelaide Tiga mahasiswa Fakuktas Kedokteran Unisma yang akan melakukan penelitian internasional di University Adelaide. (Foto: Unisma for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma) kembangkan sayap kerjasama dengan University Adelaide South Australia.

Dalam kerjasama ini, tiga mahasiswa dari Fakultas Kedokteran yakni Nurlailatun Ni’mah, Alifiani Kartika Putri dan Tazkia Azmi Salima akan melakukan penelitian Internasional. Dalam melakukan penelitian yang berbasis metode baru, tiga mahasiswa ini akan dibimbing oleh Prof. dr Paul Anderon dan Matt Prideaux dari SA Pathology-Adelaide in South Australia.

Penelitian yang akan dilakukan ini adalah sebuah kolaborasi internasional untuk mendorong kemampuan dan kemampuan mahasiswa untuk melakukan penelitian. Dan mampu mendorong saitasion indeks Fakultas Kedokteran Unisma.

"Jika nantinya mahasiswa mampu membuat jurnal internasional, maka indeks yang sangat tinggi bagi sebuah instisusi," ujar Pembimbing Penelitian Fakultas Kedokteran Unisma dr Rahma Triliana MKes PhD.

Tidak hanya melakukan workshop penelitian saja, ke depannya Fakultas Kedokteran Unisma ingin mengadakan pertukaran tenaga kerja, mampu membentuk department to department, part to part dengan target menuju ke university to university, di mana program akan jauh lebih luas tidak hanya sekedar pertukaran pelajar yang dilakukan saat ini.

Ia melanjutkan, dengan semakin banyaknya penelitian mahasiswa masuk dalam jurnal internasional maka Fakultas Kedokteran Unisma secara otomatis akan mendapat predikat juga. Karena itu, langkah mendorong mahasiswa program doktor untuk penelitian ini perlu diperhatikan.

"Karena harus diakui bahwa kualitas peneliti kita dengan peneliti dari luar negeri, cukup berbeda jauh. Jadi peluang ini harus dioptimalkan," ucapnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com