Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,325 • USD → IDR Beli: 13,339
  • EUR → IDR Jual: 14,210 • EUR → IDR Beli: 14,229
  • HKD → IDR Jual: 1,715 • HKD → IDR Beli: 1,717
  • JPY → IDR Jual: 120 • JPY → IDR Beli: 120
  • AUD → IDR Jual: 10,072 • AUD → IDR Beli: 10,088
  • SGD → IDR Jual: 9,505 • SGD → IDR Beli: 9,522
  • Emas Jual → 552,000 • Emas Beli → 531,000
  • Perak Jual → 11,500
  • Update Tanggal 06-04-2017

Dicukur atau Dicabut, Mana Lebih Baik untuk Ketiak?

Home / Gaya Hidup / Dicukur atau Dicabut, Mana Lebih Baik untuk Ketiak?
Dicukur atau Dicabut, Mana Lebih Baik untuk Ketiak? ILUSTRASI: Mencabut bulu ketiak. (Foto: SehatFresh)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rasa tak nyaman selalu hinggap pada kaum hawa, jika rambut ketiak belum dicukur. Terasa gerah, dan kurang percaya diri terlebih bila menggenakan pakaian tanpa lengan. 

Untuk menghilangkan rambut ketiak masih banyak yang bingung. Lebih baik mana dicukur atau dicabut. 

dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari D&I Skin Center Denpasar menjelaskan untuk menghilangkan rambut ketiak lebih baik dengan cara dicukur bukan dicabut. Sebab apabila rambut ketiak dicabut, maka akan rentan menyebabkan peradangan pada akar rambutnya.

"Peradangan menyebabkan adanya peningkatan aliran darah ke akar rambut, hal ini yang mengakibatkan rambut malahan tumbuh lebih tebal dari sebelumnya apabila dilakukan pencabutan berulang-ulang," terang dr Darma.

Memang saat mencabut rambut ketiak efeknya tidak menimbulkan kerusakan permukaan kulit, namun kata dr Darma tanpa disadari peradangan dan proses keluarnya akar rambut yang berukuran cukup besar melalui lubang pori-pori kulit akan menyebabkan pori-pori lebih melebar dan menonjol.

Karena itulah mencukur relatif lebih aman dibandingkan dengan mencabut rambut di area ketiak. Akan tetapi perlu tahu juga caranya supaya tak sampai melukai kulit.

"Luka tidak selalu sampai keluar darah, kadang yang terjadi berupa erosi atau lecet ringan yang tidak terlalu kelihatan, tapi itu berisiko menyebabkan masuknya kuman atau bakteri ke kulit sehingga terjadi infeksi. Jadi sebaiknya gunakan foam untuk mengurangi gesekan saat proses mencukur," tuturnya.

Proses mencabut maupun mencukur kata dr Darma tidak berhubungan dengan saraf jadi tidak membuat kerusakan saraf. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com