Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,487 • USD → IDR Beli: 13,501
  • EUR → IDR Jual: 14,388 • EUR → IDR Beli: 14,407
  • HKD → IDR Jual: 1,736 • HKD → IDR Beli: 1,738
  • JPY → IDR Jual: 118 • JPY → IDR Beli: 118
  • AUD → IDR Jual: 9,982 • AUD → IDR Beli: 9,998
  • SGD → IDR Jual: 9,450 • SGD → IDR Beli: 9,466
  • Emas Jual → 552,000 • Emas Beli → 516,000
  • Perak Jual → 10,400
  • Update Tanggal 02-12-2016

Walah! Banyak Sarjana Pertanian di Bali Enggan Bertani

Home / Peristiwa - Daerah / Walah! Banyak Sarjana Pertanian di Bali Enggan Bertani
Walah! Banyak Sarjana Pertanian di Bali Enggan Bertani Musyawara Daerah (Musda) Wanita Tani Indonesia untuk Provinsi Bali yang merupakan Ormas sayapnya HKTI di Denpasar. Hari Jumat Desember 2016.(Foto Khadafi/Times Indonesia)

TIMESINDONESIA, BALI – Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengatakan, saat ini petani Bali rata-rata sudah berusia di atas 50 tahun. Hal ini disampaikan Pastika saat membuka Musyawara Daerah (Musda) Wanita Tani Indonesia untuk Provinsi Bali yang merupakan Ormas sayapnya HKTI di Denpasar, Jumat (2/12). 

Menurut Pastika, banyak sarjana pertanian di Bali tidak mau menjadi pertanian. "Ada banyak sarjana pertanian, tetapi mereka tidak mau menjadi petani," katanya.

Para petani itu lebih suka bekerja di sektor lain yang lebih mudah mendatangkan uang. "Saat ini di Bali, rata-rata yang menjadi petani usianya sudah 50 tahun ke atas. Lama-lama petani di Bali tidak ada. Yang ada hanya buruh tani," katanya.

Menurut Pastika, minimnya generasi muda yang bergelut di bidang pertanian karena berbagai alasan. Salah satunya karena pendapatan seorang petani itu relatif kecil sementara tuntutan hidup semakin hari semakin tinggi. 

"Petani yang tidak mau berinovasi, yang tidak mau mengembangkan teknologinya, yang tidak mau mencari pasar maka penghasilannya tetap akan rendah. Saya ini bukan ahli pertanian. Saya ini mantan polisi. Tetapi saya sedang berpikir bagaimana agar petani Bali minimal memperoleh penghasilan minimal Rp 3 juta perbulan. Tolong yang ahli pertania, bisa membantu bagaimana mencarikan jalan agar petani Bali bisa mendapatkan penghasilan yang tinggi," ujarnya. 

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com